ASAD Manokwari Padukan Latihan Pencak Silat dan Pembinaan Keagamaan Generasi Muda
Papua Barat (24/05) – PERSINAS ASAD Manokwari kembali menggelar latihan rutin bagi pesilat usia dini hingga tingkat SMP pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap akhir pekan tersebut mendapat perhatian khusus dengan hadirnya jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) IPSI Manokwari yang didampingi Pengurus Kabupaten PERSINAS ASAD Manokwari.
Kehadiran pengurus IPSI menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung pola pembinaan yang diterapkan PERSINAS ASAD dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Manokwari, AIPDA Ichsan Purnama, menjelaskan bahwa latihan rutin bagi anak-anak dilaksanakan pada akhir pekan karena pada hari-hari lainnya para peserta mengikuti kegiatan pengajian. Menurutnya, pola pembinaan tersebut dirancang untuk menyeimbangkan pengembangan kemampuan fisik dengan pembinaan keimanan dan ketakwaan.
“Tujuan kami adalah mencetak generasi muda yang memahami agama, memiliki karakter yang baik, serta mampu berkembang secara profesional di masa depan. Karena itu, pembinaan di PERSINAS ASAD tidak hanya berfokus pada pencak silat, tetapi juga pendidikan keagamaan,” ujar Ichsan.
Ia menambahkan, program pembinaan tersebut didukung melalui kerja sama yang telah terjalin dengan LDII. Sinergi tersebut memungkinkan tersedianya pembinaan agama yang berkesinambungan sekaligus mendukung pengembangan olahraga pencak silat di lingkungan masyarakat.
Menurut Ichsan, kolaborasi itu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. PERSINAS ASAD memperoleh dukungan dalam pembinaan keagamaan, sementara masyarakat binaan LDII mendapatkan akses terhadap pelatih pencak silat yang kompeten.
Selain pembinaan untuk usia dini dan pelajar, latihan rutin juga dilaksanakan bagi kelompok remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Kegiatan tersebut dikelola oleh pengurus PERSINAS ASAD di tingkat kelurahan sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing.
Pola pembinaan yang diterapkan PERSINAS ASAD Manokwari dinilai sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dalam menyongsong bonus demografi Indonesia Emas 2045. Melalui kombinasi pendidikan karakter, pembinaan keagamaan, dan olahraga pencak silat, organisasi berharap dapat melahirkan generasi yang sehat, disiplin, berprestasi, serta memiliki landasan moral yang kuat.
Kunjungan Pengurus IPSI Manokwari dalam latihan rutin tersebut juga menjadi bukti semakin eratnya sinergi antarorganisasi pencak silat dalam mendukung pembinaan pesilat di Kabupaten Manokwari. Dengan kolaborasi yang terus terjalin, PERSINAS ASAD optimistis mampu berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing.
