PERSINAS ASAD

ASAD Kaltim Siapkan 50 Pesilat untuk Bidik Prestasi di PORPROV 2026

Kalimantan Timur (30/08) — PERSINAS ASAD Kalimantan Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kalimantan Timur 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser pada November mendatang.

Salah satu persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Padepokan PERSINAS ASAD KPC Kota Samarinda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Training Camp (TC) dan Training of Trainer (TOT) untuk memperkuat kesiapan kontingen.

Ketua PERSINAS ASAD Kalimantan Timur, Ir. H. Iwan Mulyana, M.M., mengatakan persiapan dilakukan untuk memaksimalkan penampilan dan hasil PERSINAS ASAD pada PORPROV Kaltim 2026.

“Persiapan kami lakukan untuk memaksimalkan hasil di PORPROV Kaltim yang akan dilaksanakan di Kabupaten Paser pada November 2026, sekaligus menjadi ajang silaturrahim,” ujar Iwan.

PERSINAS ASAD Kalimantan Timur menyiapkan total 50 pesilat dari berbagai kabupaten dan kota. Mereka akan turun pada sejumlah kategori, baik tanding maupun TGR.

Selain pesilat, terdapat 10 pelatih dari berbagai kabupaten dan kota yang dipersiapkan untuk mendampingi kontingen PERSINAS ASAD Kaltim selama menghadapi kompetisi.

Jumlah tersebut menjadi catatan penting bagi PERSINAS ASAD Kalimantan Timur. Untuk pertama kalinya dalam keikutsertaan pada perhelatan PORPROV Kaltim, PERSINAS ASAD menurunkan 50 pesilat.

“Ini menjadi sejarah baru bagi PERSINAS ASAD Kalimantan Timur. Tentunya kami berharap ini menjadi spirit dan lembaran sejarah baru dalam perjalanan prestasi PERSINAS ASAD di Kalimantan Timur,” kata Iwan.

Pelatih Pengprov PERSINAS ASAD Kaltim sekaligus pelatih PORPROV Kabupaten Kutai Barat, Bachtiar Mukti Hidayat, S.Kom., M.M.Si., mengatakan sebanyak 35 pesilat hadir dalam pertemuan ketiga tersebut.

Menurut Bachtiar, jumlah kehadiran itu menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan pertemuan sebelumnya. Ia menilai konsolidasi secara berkala penting untuk memastikan kesiapan pesilat dari berbagai kabupaten dan kota.

“Alhamdulillah, ini merupakan pertemuan ketiga untuk seluruh pesilat PERSINAS ASAD Kalimantan Timur yang diinisiasi Pengprov PERSINAS ASAD Kalimantan Timur bersama para pembina. Kami sebagai pelatih akan memaksimalkan kualitas pesilat yang akan berlaga di PORPROV Kaltim 2026,” ujar Bachtiar.

Menurutnya, target pembinaan tidak hanya mengejar prestasi di gelanggang. Para pesilat juga diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai luhur PERSINAS ASAD dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap bukan hanya prestasi, tetapi para pesilat juga dapat mencerminkan 29 karakter luhur sebagaimana motto PERSINAS ASAD, ‘Dengan AMAN, untuk SELAMAT, dengan AMPUH menjadi DAMAI’,” katanya.

Pelaksanaan TC dan TOT tersebut juga menjadi sarana koordinasi dan konsolidasi antarpelatih dari berbagai daerah. Melalui kegiatan ini, pola pembinaan diharapkan dapat disusun secara lebih terarah dan selaras dengan kebutuhan kontingen.

PERSINAS ASAD Kalimantan Timur berharap seluruh pesilat yang dipersiapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik saat bertanding di PORPROV Kaltim 2026.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, PERSINAS ASAD Kaltim menargetkan keikutsertaan di Kabupaten Paser bukan sekadar menambah jumlah peserta, tetapi menjadi momentum untuk mencatatkan prestasi dan sejarah baru bagi PERSINAS ASAD di Kalimantan Timur.