PERSINAS ASAD

Peduli Kabut Asap, ASAD Muaro Jambi Bagikan Masker kepada Masyarakat

Jambi (13/9) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, serta sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Selatan menimbulkan kabut asap yang mengganggu pernapasan dan jarak pandang masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, PERSINAS ASAD Kabupaten Muaro Jambi melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat yang melintas di Desa Mekarsari Makmur dan Desa Marga Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Muaro Jambi, M. Nurdin, bersama warga ASAD yang berada di Kecamatan Sungai Bahar.

Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian PERSINAS ASAD Muaro Jambi terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla. Selain membantu melindungi masyarakat dari paparan asap, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

M. Nurdin yang turun langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembagian masker diinisiasi sebagai respons terhadap kondisi kabut asap yang semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kegiatan ini diinisiasi karena kabut asap yang mengganggu pernapasan serta jarak pandang. Beberapa dampak karhutla ini juga mengakibatkan kegiatan belajar mengajar diliburkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi,” ujar Nurdin.

Ia berharap persoalan karhutla dapat segera ditangani secara serius oleh pemerintah bersama seluruh pihak terkait. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi setiap musim kemarau perlu mendapatkan perhatian agar tidak terus berulang.

“Karena dampak karhutla yang cukup serius ini, semoga pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan yang hampir setiap tahun di musim kemarau selalu saja ada kebakaran hutan dan lahan. Semoga semua stakeholder terkait bisa menyelesaikan permasalahan ini, sehingga tidak berulang setiap tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Gabriel Murdani, salah satu warga ASAD yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mengaku bersyukur dapat dilibatkan dalam kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Saya sebagai warga ASAD yang masih muda, alhamdulillah bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang positif ini. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ungkap Gabriel.

Ia juga berharap generasi muda ASAD dapat terus diberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, baik di lingkungan perguruan maupun kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Semoga di kegiatan yang lain generasi muda seperti kami bisa selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan PERSINAS ASAD, sehingga kami bisa terus belajar dalam berorganisasi, baik kegiatan internal perguruan maupun kegiatan eksternal perguruan seperti ini,” pungkasnya.