PERSINAS ASAD

450 Pesilat Ramaikan Pasanggiri PERSINAS ASAD Kota Surakarta

Jawa Tengah — Sebanyak kurang lebih 450 pesilat dari sembilan kontingen meramaikan Pasanggiri PERSINAS ASAD Kota Surakarta yang sukses digelar di Kompleks Masjid LDII Kadipiro, Surakarta.

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan pesilat dari berbagai kelompok usia. Pasanggiri mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa putra dan putri.

Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan kategori khusus bapak-bapak dan ibu-ibu pengurus. Kategori tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa pencak silat dapat menjadi sarana pembinaan dan kebersamaan lintas generasi.

Ketua Pengkot PERSINAS ASAD Kota Surakarta, H. Suharno, menyampaikan bahwa Pasanggiri tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki tujuan lebih luas dalam membangun persaudaraan dan mengembangkan pencak silat.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar-pesilat, melestarikan warisan budaya pencak silat, serta menjaring bibit-bibit atlet berprestasi dari Kota Bengawan.

H. Suharno yang akrab disapa Pak Dalang berharap, melalui ajang Pasanggiri tersebut, PERSINAS ASAD Kota Surakarta dapat terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, persaudaraan, dan budi pekerti luhur kepada seluruh pesilat.

Sepanjang pelaksanaan, Pasanggiri berlangsung meriah, sportif, dan kondusif. Antusiasme peserta maupun penonton terlihat dari ramainya lokasi kegiatan yang dipadati warga dan keluarga pesilat.

Pasanggiri PERSINAS ASAD Kota Surakarta di Kadipiro ini menjadi salah satu upaya memperkuat eksistensi pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus warisan budaya bangsa yang perlu dijaga dan dikembangkan bersama. (Humas ASAD Jateng)