Alumni Santri AMBS Pekanbaru Antarkan ASAD Jadi Grand Champion Kejurkot Surakarta
Jawa Tengah — PERSINAS ASAD Surakarta meraih prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Pencak Silat Piala Wali Kota Surakarta yang berlangsung di GOR Indoor Manahan, 9–11 Oktober 2026. Dalam kejuaraan tersebut, PERSINAS ASAD berhasil meraih gelar Grand Champion, Juara Umum I kategori remaja, serta penghargaan Pesilat Terbaik kategori usia dini.
Prestasi itu diraih setelah PERSINAS ASAD mengumpulkan 19 medali emas, 18 perak, dan 17 perunggu. Kejuaraan ini diikuti 1.030 pesilat dari puluhan perguruan pencak silat di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surakarta.
Salah satu pesilat yang turut menyumbangkan medali bagi PERSINAS ASAD Surakarta adalah Danu Baihaqi. Pesilat kategori remaja tersebut berhasil meraih medali perunggu dalam kejuaraan tahun ini.
Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Danu. Pada Kejurkot 2025, ia berhasil mempersembahkan medali emas untuk PERSINAS ASAD Surakarta. Meski kali ini meraih perunggu, ia tetap bersyukur dapat berkontribusi dalam pencapaian tim.
Danu merupakan alumni santri SMP Amal Mulia Boarding School (AMBS) Pekanbaru, Riau. Saat ini, ia melanjutkan pendidikan di SMA Budi Utomo Surakarta melalui program pendidikan santri.
Di tengah kesibukan menjalani pendidikan, Danu tetap meluangkan waktu untuk berlatih pencak silat di PERSINAS ASAD. Kecintaannya terhadap seni bela diri tersebut telah tumbuh sejak kecil dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan serta menambah pengalaman bertanding.
Danu mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena masih dapat memberikan kontribusi bagi perguruan yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Ke depan, ia bertekad meningkatkan intensitas latihan agar dapat tampil lebih baik dalam kejuaraan berikutnya. Ia juga berharap bisa kembali menyumbangkan medali emas bagi PERSINAS ASAD Surakarta.
Prestasi Danu menunjukkan bahwa pendidikan dan pembinaan olahraga dapat berjalan beriringan dengan komitmen serta pengelolaan waktu yang baik. Semangatnya diharapkan menjadi motivasi bagi pesilat muda lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan potensi, dan menjunjung tinggi karakter luhur dalam meraih prestasi.
