PERSINAS ASAD

Empat Anggota PERSINAS ASAD Pekalongan Dilantik Menjadi Pengurus IPSI Masa Bakti 2026–2030

Jawa Tengah – Empat anggota Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Pekalongan, yakni H Suwondo S.Pd.,M.A Suyanto, Iskandar, dan Farid, dilantik menjadi bagian dari kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pekalongan masa bakti 2026–2030. Pelantikan dan pengukuhan pengurus tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.

Keterlibatan keempatnya dalam kepengurusan IPSI menjadi bagian dari kontribusi insan pencak silat PERSINAS ASAD dalam mendukung pembinaan, pengembangan, dan peningkatan prestasi pencak silat di Kabupaten Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut,Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Pekalongan Bp Moch isnaeni yanuar jupan,turut menerima undangan dari Ipsi dan diwakilkan oleh Arif Hanafi dan Kuat Kodri yang hadir untuk mengikuti prosesi pelantikan sekaligus mempererat silaturahim antarpengurus perguruan pencak silat di Kabupaten Pekalongan.

Dorong Prestasi dan Pelestarian Budaya Pencak Silat

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., berharap kepengurusan IPSI masa bakti 2026–2030 mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pencak silat.

Sukirman menekankan bahwa pencak silat tidak hanya berorientasi pada perolehan medali dalam kompetisi, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya dan membentuk karakter generasi muda. Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga mendorong sinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembinaan atlet di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas olahraga.

Sementara itu, H. Ruben R. Prabu Faza kembali dipercaya memimpin IPSI Kabupaten Pekalongan untuk periode 2026–2030. Dalam kepengurusan baru ini, peningkatan prestasi atlet menjadi salah satu prioritas, termasuk upaya meraih hasil yang lebih baik pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah mendatang.

Perkuat Sinergi Antarperguruan

Bagi PERSINAS ASAD Pekalongan, keikutsertaan anggota dalam kepengurusan IPSI diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama ant perguruan pencak silat. Sinergi tersebut penting untuk membangun pembinaan atlet yang berkelanjutan, menjaring bibit-bibit pesilat potensial, serta meningkatkan kualitas prestasi pencak silat daerah.

Selain prestasi olahraga, pencak silat juga memiliki nilai luhur yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi muda, antara lain kedisiplinan, sportivitas, persaudaraan, dan pembentukan akhlak yang baik.

Dengan dilantiknya H Suwondo, Suyanto, Iskandar, dan Farid, diharapkan kontribusi PERSINAS ASAD dalam memajukan pencak silat di Kabupaten Pekalongan semakin kuat. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan seluruh perguruan di bawah naungan IPSI demi kemajuan pencak silat Kabupaten Pekalongan. (Humas ASAD JATENG)