ASAD Siak Gelar Pasang Giri, 150 Pesilat Perkuat Keilmuan dan Kebugaran
Riau – Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Siak menggelar Pasang Giri tingkat kabupaten di halaman Masjid Tawaqal, Jalan Nusa Indah, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut diikuti sekitar 150 pesilat dari berbagai kelompok usia, mulai kategori usia dini hingga istimewa. Pelaksanaan Pasang Giri ini merupakan bagian dari program kerja Pengkab PERSINAS ASAD Siak tahun 2026.
Selain menjadi ajang untuk menjaga dan meningkatkan keilmuan pencak silat, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahim serta menjaga kebugaran dan kesehatan warga PERSINAS ASAD di Kabupaten Siak.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Siak, Eko Afrianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, pembina, serta peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Mawardi, pemilik CV Sari Jaya Elektronik, yang bertindak sebagai sponsor utama. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian hadiah berupa uang pembinaan bagi pesilat kategori usia dini.
Sementara itu, Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Siak, H. Sunarto, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan penderesan ASAD sebagai sarana untuk melatih kedisiplinan, menjaga kesehatan, sekaligus meningkatkan kemampuan keilmuan pencak silat.
Ia juga menyampaikan rencana pengembangan kegiatan serupa ke depan dengan melibatkan pesilat putri dari seluruh kelompok usia, mulai usia dini hingga istimewa.
Menariknya, Pasang Giri kali ini diikuti pesilat kategori istimewa yang telah berusia 74 tahun. Kehadiran peserta lanjut usia tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar dan menjaga kebugaran melalui pencak silat dapat dilakukan lintas generasi.
H. Sunarto berharap keikutsertaan pesilat berusia 74 tahun tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus aktif berlatih dan bersemangat mendalami keilmuan PERSINAS ASAD.
Melalui kegiatan Pasang Giri, PERSINAS ASAD Siak berharap tradisi keilmuan pencak silat tetap terjaga, sekaligus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
