PERSINAS ASAD

Pengurus IPSI Papua Barat Ramaikan Pawai Budaya, Kenalkan Pencak Silat, Jaga Persatuan Kesatuan Bangsa

Papua Barat, Manokwari Rabu/Pon 28 Oktober 2026/17 Rabiul Akhir 1448 H, dalam moment memeriahkan HUT Papua Barat yang ke-27 dan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 yang jatuh hari rabu (28/10/2026), Pemprov Papua Barat adakan Pawai Budaya.

Pawai Budaya yang sedianya akan dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 pada perayaan HUT Papua Barat ke -27 yang baru dilaksanakan kemarin mengingat cuaca Kota Manokwari yang cukup panas dan berkabut.

Pawai yang diikuti oleh 50 perwakilan suku-suku di Papua, 61 paguyuban suku-suku se-Nusantara dan 14 OPD di Provinsi Papua Barat ini juga diikuti oleh beberapa pengurus IPSI Papua Barat yang tergabung dalam barisan paguyuban-paguyuban yang ada.

Dua Penurus IPSI Papua Barat diantaranya adalah H. Agus Irawan, SE (PERSINAS ASAD) Ketua Bidang Litbang dan Hendra Prihartanto, S.Kom (PSHT), Anggota Lembaga Pelatih yang tergabung dalam Paguyuban Ex Karisidenan Madiun (KARIMA) di Manokwari, dengan penuh semangat walaupun cuaca panas menyengat

Agus Irawan pengurus KARIMA yang juga warga PERSINAS ASAD Papua Barat melaporkan bahwa selain lebih mengenalkan pencak silat pada masyarakat luas juga keikutsertaannya untuk memperkenalkan Paguyuban Madiun yang dikenal sebagai “Madiun Kampung Pesilat” atau “Kota Pendekar” dimana terdapat 14 perguruan yang lahir dan besar di Madiun seperti Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), IKSPI Kera Sakti, Merpati Putih, Tapak Suci, Pagar Nusa, PERSINAS ASAD dan lain-lain.

Pawai Budaya ini sudah dilakukan sejak berdirinya Provinsi Papua Barat, disamping mengenalkan dan mempertahankan budaya yang dimiliki berbagai suku Nusantara juga untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa, seperti
yang disampaikan Drs. Dominggus.Mandacan, M.Si dikutip dari laman kabartimur.com bahwa “pawai budaya menjadi momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan kerukunan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, serta adat istiadat’