PERSINAS ASAD

Ketua ASAD Jateng Apresiasi Raihan Tujuh Medali di PORPROV 2026

Jawa Tengah – Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan atlet PERSINAS ASAD Jawa Tengah meraih tujuh medali dalam ajang PORPROV XVII Pencak Silat Jawa Tengah 2026. Capaian tersebut terdiri atas tiga medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

Sebanyak 17 pesilat PERSINAS ASAD dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Tengah berlaga dalam kejuaraan yang berlangsung pada 25–29 Oktober 2026 di GOR Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Kota Semarang. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengukur hasil pembinaan sekaligus meningkatkan daya saing atlet di tingkat provinsi.

Tiga medali emas diraih Rafif Dzaky Sofiandra dari Kota Semarang pada tanding Kelas C Putra, Firja Ahmad Zulkarnaen dari Kabupaten Klaten pada tanding Kelas G Putra, serta Mega Mansurina Putra dari Kabupaten Wonosobo pada kategori Jurus Regu.

Dua medali perak disumbangkan Alfredo Cannavaro Langgeng Firdaus dari Kabupaten Wonogiri pada tanding Kelas A Putra dan Tegar Faqih Udin dari Kabupaten Wonosobo pada tanding Kelas H Putra.

Adapun dua medali perunggu diraih Azam Rofa Maulul Izza dari Kabupaten Wonogiri pada tanding Kelas B Putra serta Raka Afif Wibawa dari Kota Surakarta pada kategori Jurus Tunggal.

Sutiyono menyampaikan bahwa pencapaian tersebut patut disyukuri sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi pada kompetisi mendatang.

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, pada PORPROV tahun ini PERSINAS ASAD memperoleh tiga medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Kami bersyukur atas hasil yang diraih para pesilat. Prestasi ini menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelatih, ofisial, dan pesilat yang telah berjuang bersama selama persiapan hingga pertandingan.

“Terima kasih kepada seluruh pelatih, ofisial, dan para pesilat atas perjuangan serta dedikasinya. Semoga ke depan prestasi PERSINAS ASAD Jawa Tengah semakin meningkat dan mampu mengharumkan nama Jawa Tengah di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.

Menurut Sutiyono, peningkatan prestasi perlu didukung pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Karena itu, program Training of Trainers (TOT) bagi pelatih serta Training Center (TC) bagi pesilat diharapkan terus dilaksanakan untuk memperkuat kemampuan teknik, taktik, fisik, dan mental bertanding.

Raihan tujuh medali dari 17 pesilat yang berlaga menjadi penyemangat bagi keluarga besar PERSINAS ASAD Jawa Tengah untuk terus memperkuat sinergi organisasi, pelatih, ofisial, dan atlet dalam melahirkan pesilat berprestasi, berkarakter, menjunjung sportivitas, serta meraih kemenangan yang barokah. (Humas PERSINAS ASAD Jateng)