PERSINAS ASAD

ASAD Kendal Perkuat Soliditas Pendekar Sabuk Merah Lewat Latihan Bersama Semarang Raya

Jawa Tengah – Pendekar Sabuk Merah PERSINAS ASAD Kabupaten Kendal turut ambil bagian dalam kegiatan latihan bersama Pendekar Sabuk Merah PERSINAS ASAD Semarang Raya yang digelar di Kota Salatiga, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti pesilat Sabuk Merah dari lima daerah, yakni Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kota Salatiga, dan Kota Semarang. Latihan bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kemampuan dan kualitas para pendekar di lingkungan PERSINAS ASAD.

Kehadiran pendekar Sabuk Merah PERSINAS ASAD Kabupaten Kendal merupakan bentuk komitmen dalam mendukung program pembinaan perguruan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pesilat yang telah mencapai tingkatan Sabuk Merah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pengurus Kota (Pengkot) PERSINAS ASAD Salatiga, Joko Widodo, S.T., selaku tuan rumah. Ia menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dari berbagai daerah di Semarang Raya.

Dalam sambutannya, Joko Widodo berharap latihan bersama tersebut dapat semakin memperkuat persaudaraan antarpesilat serta meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan kualitas para pendekar.

Ia juga mengingatkan bahwa pendekar Sabuk Merah memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi generasi pesilat yang lebih muda, tidak hanya dalam penguasaan teknik pencak silat, tetapi juga dalam perilaku, akhlak, dan menjaga nama baik perguruan.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan bersama yang dipandu para pelatih dan pengurus. Seluruh peserta mengikuti setiap materi latihan dengan penuh semangat, disiplin, dan suasana kekeluargaan.

Bagi PERSINAS ASAD Kabupaten Kendal, keikutsertaan dalam agenda Semarang Raya ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan antardaerah serta menjaga kesinambungan pembinaan pendekar di lingkungan perguruan.

Melalui latihan bersama ini, diharapkan para pendekar Sabuk Merah semakin meningkatkan kompetensi, memperkokoh persaudaraan, dan berkontribusi dalam melestarikan seni bela diri pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. (Humas ASAD JATENG)