Ketua I IPSI Balikpapan Resmi Buka Kejurkot Pencak Silat PERSINAS ASAD Balikpapan 2026
Kalimantan Timur (05/02) — Kejuaraan Kota (Kejurkot) Pencak Silat PERSINAS ASAD Kota Balikpapan Tahun 2026 resmi dibuka oleh Ketua I Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Balikpapan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari, mulai 31 Januari hingga 1 Februari 2026, dengan mengusung tema “Membangun Pesilat Profesional Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur.”
Pembukaan kejuaraan berlangsung khidmat dan diikuti oleh atlet pencak silat dari berbagai ranting PERSINAS ASAD se-Kota Balikpapan. Kejurkot ini menjadi ajang strategis dalam pembinaan atlet daerah sekaligus seleksi atlet potensial untuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Ketua I IPSI Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada PERSINAS ASAD Kota Balikpapan dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menegaskan bahwa Kejurkot tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter pesilat yang menjunjung tinggi nilai budaya dan sportivitas.
“Kejurkot ini adalah bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan, sejalan dengan tema yang diusung, agar melahirkan pesilat yang profesional, berprestasi, serta memiliki karakter luhur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurkot, Daud Nurhuda, menambahkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 198 atlet ambil bagian dengan mempertandingkan 200 kelas yang berasal dari 8 ranting PERSINAS ASAD se-Kota Balikpapan.
“Ini menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat PERSINAS ASAD di Balikpapan terus berkembang dan mendapat respons positif dari seluruh ranting,” jelasnya.
Panitia pelaksana memastikan seluruh rangkaian pertandingan dilaksanakan sesuai peraturan IPSI dan Menggunakan Penilaian Secara Digital Scoring serta mengutamakan keselamatan atlet, serta menjunjung tinggi nilai fair play.
Melalui Kejurkot PERSINAS ASAD Balikpapan 2026, pencak silat sebagai warisan budaya bangsa diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang berprestasi sekaligus berkarakter.
