ASAD Bali Gelar Pasanggiri Pengurus Padepokan, Perkuat Amanat Guru Besar
Bali, Denpasar (22/02) – PERSINAS ASAD Provinsi Bali menggelar Pasanggiri Pengurus Padepokan se-Bali di Gedung Serbaguna LDII Bali, Jalan Padang Griya No. 1, Padang Sambian, Denpasar, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 28 padepokan dari berbagai daerah di Bali.
Sekretaris Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Bali, Agus Rifai, mengatakan pasanggiri ini mempertandingkan beberapa kategori, yakni perorangan, berpasangan, aplikasi teknik dan teori, serta kategori massal.
“Pasanggiri ini diikuti oleh 28 padepokan dengan mempertandingkan kategori perorangan, berpasangan, aplikasi teknik dan teori, serta massal,” ujar Agus Rifai di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana meningkatkan kualitas dan kemampuan pengurus padepokan dalam memahami teknik serta teori pencak silat PERSINAS ASAD.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Bali, Sukarnianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan pengurus padepokan dapat menjalankan amanat Guru Besar dengan baik.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya agar pengurus padepokan dapat melaksanakan amanat Guru Besar serta menjadi contoh bagi warga ASAD dalam menjalankan ajaran dan pembinaan,” kata Sukarnianto.
Menurutnya, pengurus padepokan memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembinaan di tingkat dasar. Karena itu, mereka diharapkan tidak hanya memahami teknik, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi seluruh warga ASAD.
Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD Bali berharap dapat memperkuat kualitas pembinaan serta menjaga kesinambungan ajaran perguruan, sehingga mampu mencetak pesilat yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.
