Pesilat Cilik PERSINAS ASAD Surakarta Raih Juara O2SN Tingkat SD
Jawa Tengah (18/05) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pesilat muda PERSINAS ASAD Kota Surakarta dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar cabang pencak silat yang digelar di Gedung Padepokan Tapak Suci Banyuanyar, Surakarta, Minggu (18/5/2026).
Dalam kejuaraan yang diikuti 31 peserta tersebut, terdiri dari 14 peserta putra dan 17 peserta putri, dua pesilat binaan PERSINAS ASAD Surakarta sukses meraih podium juara.
Alief Agas Pranaja berhasil meraih Juara 1 kategori putra, sementara Maryam Hafizah Almahyra meraih Juara 2 kategori putri.
Ketua Pengkot PERSINAS ASAD Kota Surakarta, H. Suharno atau yang akrab disapa Pak Dalang, mengaku bersyukur atas capaian para pesilat muda tersebut. Menurutnya, prestasi itu lahir dari kerja sama seluruh pihak dalam proses pembinaan.
“Satu prestasi lagi diraih PERSINAS ASAD Kota Surakarta. Ini merupakan wujud sinergitas antar lembaga. Tanpa kerja sama dan kerja keras para pelatih, kami tidak bisa apa-apa,” ujar H. Suharno.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yoga selaku bidang pelatih PERSINAS ASAD Kota Surakarta yang dinilai sabar dan telaten dalam membina pesilat usia dini hingga mampu berprestasi di tingkat pelajar.
“Terima kasih Mas Yoga yang dengan sabar dan telaten melatih adik-adik sehingga bisa mengantarkan mereka menjadi juara,” katanya.
Menurut Pak Dalang, pembinaan pesilat usia dini membutuhkan proses panjang, kekompakan, serta konsistensi latihan. Ia menilai hasil yang diraih para pesilat cilik tersebut menjadi bukti nyata pentingnya latihan disiplin dan berkelanjutan.
Meski tidak memasang target tinggi pada ajang tersebut, PERSINAS ASAD Surakarta akhirnya mampu membawa pulang hasil maksimal.
“Kami tidak punya target juara, tapi alhamdulillah Allah memberikan hasil terbaik. Di O2SN tingkat SD ini bisa meraih Juara 1 dan Juara 2,” tambahnya.
Ia menegaskan, prestasi tidak dapat diraih hanya melalui teori, tetapi harus dibuktikan lewat latihan dan kerja keras di lapangan.
“Untuk mencapai prestasi, kami perlu bukti, bukan cuma teori,” tegasnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pesilat muda PERSINAS ASAD lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama Kota Surakarta pada berbagai kejuaraan mendatang.
(Humas ASAD Jateng)
