PERSINAS ASAD

Ratusan Santri Pondok Pesantren An-Nur Sragen Gelar Latihan Pencak Silat PERSINAS ASAD

Jawa Tengah (08/06) – Ratusan santri Pondok Pesantren An-Nur Sragen mengikuti latihan rutin pencak silat PERSINAS ASAD yang digelar di halaman pondok pesantren, Minggu (7/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter, kesehatan jasmani, serta penguatan mental para santri melalui olahraga bela diri yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Latihan berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti para santri dari berbagai tingkatan. Sejak pagi hari, peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan oleh para pelatih PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen.

Salah satu pelatih, Muhammad Abdul Azis yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengkab PERSINAS ASAD Sragen, memberikan motivasi kepada para santri agar mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pencak silat tidak hanya membentuk kemampuan bela diri, tetapi juga menjadi sarana membangun kesehatan fisik dan ketangguhan mental.

“Berlatihlah dengan sungguh-sungguh agar badan sehat dan jiwa kuat serta menjadi bekal yang bermanfaat di masa mendatang,” ujar Abdul Azis di hadapan para peserta latihan.

Selain Abdul Azis, latihan juga dipandu oleh pelatih Tangguh Baihaqi dan Maulana Wildan. Ketiganya memberikan materi teknik dasar pencak silat, penguatan fisik, serta pembinaan kedisiplinan yang menjadi bagian penting dalam pendidikan pesilat PERSINAS ASAD.

Suasana latihan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Para santri mengikuti setiap instruksi pelatih dengan disiplin, mulai dari pemanasan, latihan teknik dasar, hingga simulasi gerakan pencak silat.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, dan berjiwa tangguh. Melalui latihan yang berkesinambungan, PERSINAS ASAD Sragen terus berkomitmen membina kader-kader muda yang sehat, berprestasi, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Latihan rutin di lingkungan Pondok Pesantren An-Nur Sragen juga menjadi bukti sinergi antara pendidikan pesantren dan pembinaan olahraga pencak silat dalam membentuk generasi yang kuat secara fisik, mental, dan spiritual.