PERSINAS ASAD

ASAD Jabar Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Prestasi Organisasi dan Pembinaan Pesilat Berkualitas

Jawa Barat (02/07) – Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa (30/6/2026) dengan membahas berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari evaluasi administrasi, penguatan kepengurusan, pembinaan prestasi, hingga pengembangan seni tradisi.

Dalam rapat tersebut, dilaporkan sebanyak 31 pengurus kota dan kabupaten telah menyampaikan laporan kegiatan selama Juni 2026, sementara dua wilayah lainnya masih menunggu penyelesaian laporan administrasi. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan tertib organisasi di seluruh wilayah Jawa Barat.

Pada bidang organisasi, peserta Rapat Koordinasi membahas rencana pelantikan pengurus hasil restrukturisasi oleh Pengurus Besar PERSINAS ASAD. Pelaksanaan pelantikan dijadwalkan menyesuaikan usulan dari Pengurus Provinsi, dengan target pelaksanaan saat Rapat Koordinasi Wilayah pada 25 Agustus 2026. Panitia pelaksana juga akan segera dibentuk untuk mempersiapkan agenda tersebut.

Sementara itu, bidang prestasi memfokuskan pembahasan pada persiapan Seleksi Provinsi (Selekprov) Zona III yang akan berlangsung di Majalengka pada 3–5 Juli 2026. Berbagai kebutuhan teknis telah dipersiapkan, mulai dari peralatan tes fisik hingga penyusunan tim pendamping yang akan mendampingi jalannya seleksi.

Selain itu, pengurus juga membahas jadwal Selekprov Zona II di Bekasi pada 24–26 Juli 2026 serta Zona IV yang direncanakan berlangsung pada 12–13 September 2026 di Baitul Manshurin. Seluruh zona diminta menyesuaikan persiapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar proses seleksi berjalan optimal.

Dalam evaluasi prestasi, pengurus turut melakukan monitoring perkembangan pesilat yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Popwilda. Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah pesilat masih memerlukan peningkatan pengalaman bertanding dan pematangan kondisi fisik. Tim pelatih juga meminta dokumentasi video pertandingan sebagai bahan evaluasi teknik dan strategi menghadapi kejuaraan berikutnya.

Rapat Koordinasi juga membahas pelaksanaan penataran pelatih Jawa Barat sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PERSINAS ASAD. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pelatih dalam membina pesilat secara berjenjang dan berkelanjutan.

Di bidang seni tradisi, pengurus merancang pembentukan Tim Nayaga Pengprov Jawa Barat sebagai tim inti yang diproyeksikan mendukung berbagai kegiatan budaya organisasi dalam jangka panjang. Selain itu, muncul usulan agar pelatihan nayaga dikembangkan di lingkungan sekolah dan diikuti penyelenggaraan festival seni sebagai upaya memperkenalkan pencak silat kepada generasi muda.

Rapat Koordinasi juga menerima informasi dari Ketua Lembaga Ilmu Seni Beladiri Pusat bahwa pembahasan mengenai pengembangan ASAD Ilmu Seni Beladiri akan dilanjutkan bersama Dewan Pembina Pusat. Pada akhir rapat, peserta menyepakati revisi Rencana Anggaran Belanja (RAB) segera dibahas serta menetapkan agenda Rapat Koordinasi Provinsi berikutnya pada 28 Juli 2026.

Melalui Rapat Koordinasi ini, PERSINAS ASAD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan pesilat, serta mengembangkan seni tradisi sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa sekaligus mendukung lahirnya prestasi di tingkat regional maupun nasional.