Tak Sekadar Hadir, Pengkab PERSINAS ASAD Muaro Jambi Tampil Aktif Perkuat Program di Konsolidasi Jambi
Jambi (02/07) – Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jambi sukses menggelar kegiatan Konsolidasi Organisasi selama dua hari, Jumat-Sabtu (26-27/6/2026), bertempat di Gedung Yayasan Miftahul Huda, Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Dewan Pembina Provinsi, jajaran Pengurus Harian PERSINAS ASAD Jambi, serta Ketua dan Sekretaris PERSINAS ASAD dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Konsolidasi ini menjadi momentum strategis bagi seluruh pengurus untuk menyamakan visi dan memperkuat program kerja tahun 2026 sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja pengurus di tingkat kabupaten dan kota.
Komitmen kuat dari seluruh jajaran pengurus kabupaten/kota turut mewarnai jalannya acara. Salah satunya terlihat dari kehadiran Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Muaro Jambi yang turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Hadir langsung Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Muaro Jambi, M. Nurdin, serta Kepala Bidang Kepelatihan, Aryes Husnul Hakim. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi dan soliditas organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten dalam memajukan PERSINAS ASAD di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah untuk merajut kebersamaan dan memperkokoh tali silaturahmi antarpengurus. Pihaknya juga mendorong seluruh pengurus untuk bisa menjalin hubungan intensif dengan IPSI kabupaten/kota dan perguruan lainnya.
“Menjalin silaturahmi dan hubungan dengan Pengurus IPSI dan perguruan pencak silat itu sangat penting, untuk merajut kebersamaan dalam menjaga warisan budaya bangsa,” ujar H. Wahyudi.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, mengingat PERSINAS ASAD merupakan salah satu dari 16 perguruan yang diakui dalam AD-ART IPSI serta termasuk dalam enam perguruan besar anggota IPSI. Menurutnya, penguatan hubungan antarperguruan dan dengan induk organisasi menjadi kunci utama dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus mengangkat prestasi olahraga bela diri di kancah nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum Pengurus Besar PERSINAS ASAD, Weda Hendragiri, S.Pd., turut memberikan pengarahan melalui sambungan telepon, dan menjadi perhatian seluruh peserta.
Ia menyampaikan sejumlah poin strategis yang harus segera diimplementasikan oleh jajaran pengurus di Provinsi Jambi. Pertama, organisasi PERSINAS ASAD di setiap tingkatan daerah agar masuk dalam laporan resmi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat. Kedua, pengenalan organisasi kepada berbagai instansi dan perguruan lain akan memperlancar jalannya roda organisasi serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Ketiga, prestasi di bidang pencak silat dinilai mampu meningkatkan pamor dan kredibilitas organisasi di mata publik.
Arahan menarik lainnya yang disampaikan Weda Hendragiri adalah tentang penggodokan salam pembuka untuk para atlet yang akan bertanding. “PB PERSINAS ASAD sedang menggodok salam pembuka untuk atlet-atlet yang akan berlaga. Tidak hanya satu, mungkin bisa sampai 14 macam salam pembuka, untuk menunjukkan khasanah ilmu beladiri dalam PERSINAS ASAD,” ungkapnya.
Inovasi ini diharapkan menjadi ciri khas sekaligus bentuk penghormatan terhadap kekayaan teknik dan filosofi bela diri yang diajarkan dalam perguruan PERSINAS ASAD.
Konsolidasi yang berlangsung di tengah suasana kekeluargaan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian program sepanjang tahun 2025 serta merancang langkah-langkah strategis ke depan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi dan penyampaian materi, menunjukkan komitmen tinggi dalam memajukan organisasi di masing-masing daerah.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, PERSINAS ASAD Jambi semakin menegaskan komitmennya untuk terus berkembang menjadi organisasi pencak silat yang adaptif, profesional dalam tata kelola, serta konsisten dalam melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Sinergi yang telah terbangun, termasuk partisipasi aktif dari Pengkab PERSINAS ASAD Muaro Jambi, diharapkan mampu melahirkan program-program unggulan yang berdampak nyata bagi pembinaan atlet dan pengembangan pencak silat di Jambi.
