ASAD Gunungpati Gandeng UNNES Petakan Komposisi Tubuh Pesilat Muda Berbasis Sport Science
Jawa Tengah (12/08) — PERSINAS ASAD Kecamatan Gunungpati bekerja sama dengan Laboratorium Biomekanika Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan pengukuran Body Composition Analysis terhadap delapan pesilat remaja dan pra-remaja.
Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium Biomekanika FIK UNNES, Sabtu (8/8/2026). Pengukuran menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan pesilat muda melalui pendekatan sport science berbasis data.
Dosen Biomekanika Olahraga dan Ilmu Keolahragaan UNNES, Fajar Awang Irawan, S.Si., M.Pd., Ph.D., mengatakan analisis komposisi tubuh merupakan tahap penting dalam memetakan kondisi fisik pesilat muda.
“Analisis komposisi tubuh merupakan langkah awal yang sangat krusial dalam memetakan profil fisik atlet muda,” kata Fajar.
Dalam pengukuran tersebut, sejumlah aspek kondisi tubuh dianalisis, antara lain kadar lemak tubuh, massa otot, dan indeks massa tubuh (IMT). Pengukuran dilakukan menggunakan perangkat analisis komposisi tubuh, termasuk Body Composition Analyzer.
Menurut Fajar, data mengenai proporsi massa otot dan kadar lemak dapat menjadi dasar untuk mengetahui kondisi fisik pesilat secara lebih terukur.
“Data rinci mengenai proporsi massa otot dan kadar lemak menjadi pijakan utama untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet secara pasti. Informasi ini tidak hanya penting untuk meningkatkan performa bertanding, tetapi juga berfungsi sebagai tindakan preventif dalam mengurangi risiko cedera selama periode latihan intensif maupun pertandingan,” ujarnya.
Hasil pengukuran nantinya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelatih PERSINAS ASAD Kecamatan Gunungpati dalam menyusun program latihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pesilat.
Selain latihan, data komposisi tubuh juga dapat menjadi pertimbangan dalam pengaturan pemulihan dan kebutuhan nutrisi pesilat.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada pengukuran satu kali. PERSINAS ASAD Kecamatan Gunungpati dan Laboratorium Biomekanika FIK UNNES mendorong adanya pemantauan secara berkala atau longitudinal monitoring.
Pemantauan tersebut diharapkan dapat membantu melihat perkembangan kondisi fisik pesilat sejak jenjang pra-remaja, remaja hingga senior.
Dengan tersedianya data secara berkala, pelatih dapat menyusun beban latihan, jadwal pemulihan, hingga kebutuhan gizi secara lebih terukur. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendukung pencapaian peak performance ketika pesilat mengikuti kejuaraan tingkat daerah, nasional maupun internasional.
Kolaborasi PERSINAS ASAD Kecamatan Gunungpati dengan perguruan tinggi juga diharapkan menjadi contoh kemitraan antara akademisi olahraga dan perguruan pencak silat dalam membangun pembinaan pesilat usia muda yang profesional, terukur dan berkelanjutan.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat penerapan ilmu pengetahuan dalam pembinaan PERSINAS ASAD, sehingga proses latihan tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga didukung data ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
