ASAD Sleman Gelar Sembada Cup 7: Wadah Mencetak Pesilat Berprestasi dan Berkarakter Luhur
Yogyakarta – Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman kembali menggelar kejuaraan pencak silat tahunan Sembada Cup ke-7 pada Sabtu–Minggu (26–27/9/2026). Bertempat di Gedung Serbaguna Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman, ajang ini menjadi wadah strategis dalam menjaring bibit-bibit muda pesilat potensial di wilayah Sleman.
Mengusung tema “Meningkatkan Prestasi Pesilat PERSINAS ASAD dengan Pembinaan Karakter Luhur”, kejuaraan tahun ini diikuti oleh 150 pesilat muda dari berbagai kapanewon se-Kabupaten Sleman. Para peserta terbagi ke dalam tiga kelompok usia, yakni Usia Dini 1 (7–9 tahun), Usia Dini 2 (10–12 tahun), dan Pra-Remaja (13–15 tahun).
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman, H. Nur Ridho, S.Pd., menegaskan bahwa Sembada Cup bukan sekadar panggung untuk berebut gelar juara. Lebih dari itu, ajang ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai mental dan budi pekerti luhur kepada para pesilat muda.
“Sembada Cup bukan sekadar kompetisi mencari juara. Bertandinglah dengan sportif, keluarkan kemampuan terbaik kalian, dan tunjukkan karakter sebagai pesilat yang berakhlakul karimah sebagai ciri khas pesilat PERSINAS ASAD,” ujar H. Nur Ridho dalam sambutan pembukaannya.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sleman, Ir. R. Hadi Hargana. Ia menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan dan kerja keras untuk meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Menurutnya, tidak ada jalan pintas untuk menjadi seorang juara.
“Untuk menjadi pesilat yang baik dan bisa juara, syarat utamanya adalah berlatih, berlatih, dan berlatih. Sebelum yang lain berlatih Anda sudah berlatih, ketika yang lain berlatih Anda masih berlatih, dan saat yang lain berhenti berlatih Anda tetap berlatih. Ditambah satu hal penting: taat dan ikuti nasihat pelatih,” tegas Hadi.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman, H. Eka Budiyana, S.Pd., mengingatkan para peserta bahwa mereka adalah aset masa depan pencak silat Indonesia. Ia berpesan agar seluruh pesilat senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dan menghormati setiap keputusan wasit juri di gelanggang.
Melalui penyelenggaraan Sembada Cup 7, PERSINAS ASAD Sleman berharap dapat terus menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda. Selain menjadi sarana penyaluran bakat dan minat olahraga, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat tangguh yang tidak hanya berprestasi di gelanggang, tetapi juga memiliki kontribusi positif bagi masyarakat melalui karakter luhur yang ditanamkan.
