Bukan Tari Penyambutan, Pesilat Muda PERSINAS ASAD Kota Jambi Pukau Tim Penilai UKS
Jambi — SMA Tri Sukses Boarding School Kota Jambi menyambut kedatangan Tim Penilai Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) lintas sektor dengan cara unik dan berkesan. Alih-alih menyajikan tari penyambutan, sekolah di bawah naungan DPD LDII Kota Jambi itu menampilkan seni tunggal dan kolosal pencak silat PERSINAS ASAD yang megah.
Sepuluh pesilat yang tampil merupakan pesilat muda asuhan PERSINAS ASAD Kota Jambi yang juga menimba ilmu di SMA Tri Sukses Boarding School. Penampilan mereka langsung memancing tepuk tangan meriah dari seluruh anggota tim penilai.
Tim penilai yang hadir merupakan tim gabungan lintas sektor Kota Jambi. Mereka terdiri atas Dinas Pendidikan—yang menilai sarana, prasarana, dan kurikulum kesehatan—Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Pakuan Baru, serta perwakilan Kementerian Agama (Kemenag).
Terbawa suasana kagum, para penilai bahkan tidak segan mengabadikan momen tersebut dengan berswafoto dan mendokumentasikan penampilan para siswa secara langsung.
Salah satu dari sepuluh pesilat yang tampil adalah Maulana Ramadhan, siswa kelas XI. Maulana baru saja mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga kelas A kategori remaja putra pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat HIMSSI GP IV Piala Gubernur Jambi.
“Alhamdulillah, saya diberi kesempatan tampil di depan tim penilai UKS. Ini pengalaman yang membanggakan. Prestasi juara ketiga di Kejuaraan Nasional HIMSSI GP IV Piala Gubernur Jambi membuat saya semakin termotivasi untuk berlatih lebih giat.” ungkap Maulana.
Ditempat yang sama, pelatih PERSINAS ASAD, Yasa’, menyampaikan rasa bangganya usai sesi penyambutan. Ia menyebut sepuluh atlet muda asuhan PERSINAS ASAD Kota Jambi itu memiliki bakat luar biasa dan selalu menjadi andalan di berbagai ajang kejuaraan. Meskipun secara kuantitas jumlah mereka terbatas, para atlet mampu bersaing ketat dengan perguruan lain dalam perebutan juara umum.
“Saya sangat bangga. Mereka adalah pesilat muda asuhan PERSINAS ASAD Kota Jambi yang sudah biasa tampil di berbagai kejuaraan. Jumlahnya memang hanya sepuluh, tetapi kualitas dan semangat juangnya luar biasa. Bahkan, mereka mampu bersaing ketat dengan perguruan lain dalam perebutan juara umum.” terangnya.
Sementara itu, Kepala SMA Tri Sukses, Erlina Wulansari, S.Pd., Gr., mengaku terharu melihat penampilan anak didiknya yang mampu memukau tim penilai lintas sektor tersebut.
“Saya terharu melihat penampilan anak-anak. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan bela diri, tetapi juga disiplin dan karakter yang kuat. Ini menjadi nilai tambah dalam penilaian UKS karena kesehatan sekolah mencakup fisik, mental, dan pembinaan karakter siswa.” terang Ibu satu anak itu.
Pembinaan bakat di SMA Tri Sukses dilakukan secara konsisten melalui latihan rutin dua kali seminggu. Hasilnya, tidak sedikit alumni sekolah ini yang sukses menjadi atlet berprestasi, bahkan kini ada yang berkarier sebagai pelatih.
