PERSINAS ASAD

Puluhan Perguruan Silat Surakarta Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Kota

Jawa Tengah – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban Kota Surakarta tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Organisasi pencak silat bersama seluruh perguruan yang bernaung di bawah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surakarta turut mengambil peran dalam menciptakan suasana kota yang aman, nyaman, dan kondusif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi 21 perguruan pencak silat di bawah naungan IPSI Kota Surakarta dengan Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., Senin (3/11/2026), bertempat di Aula Kantor Polresta Surakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh ketua perguruan pencak silat se-Kota Surakarta, jajaran pejabat Polresta Surakarta, termasuk Kasat Reserse dan Mbah Condro, serta jajaran pengurus IPSI Kota Surakarta.

Audiensi ini menjadi agenda silaturahmi sekaligus bentuk komunikasi kelembagaan, khususnya dalam menyambut kepemimpinan baru di lingkungan Polresta Surakarta. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara kepolisian, IPSI, dan seluruh perguruan pencak silat.

Ketua PERSINAS ASAD Kota Surakarta yang akrab disapa Ki Dalang Sejati, H. Suharno, yang juga menjabat sebagai Ketua III IPSI Kota Surakarta Bidang Anggaran, menyampaikan bahwa audiensi semacam ini merupakan agenda rutin yang memiliki arti penting bagi hubungan antarlembaga.

Menurutnya, silaturahmi tersebut bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen IPSI bersama seluruh perguruan pencak silat untuk ikut mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Agenda ini merupakan bagian dari rutinitas ketika ada kepemimpinan baru. Namun, lebih dari itu, ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bukti nyata bahwa IPSI Kota Surakarta bersama seluruh perguruan pencak silat siap bersinergi dan membantu kinerja kepolisian agar Kota Surakarta tetap kondusif,” ungkap H. Suharno.

Ia menegaskan, perguruan pencak silat memiliki tanggung jawab moral untuk membina anggotanya agar menjunjung tinggi persaudaraan, kedisiplinan, sportivitas, serta menghormati ketertiban masyarakat.

Lebih lanjut, H. Suharno berharap kepemimpinan Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko dapat semakin memperkuat suasana keamanan dan kenyamanan di Kota Solo yang dikenal sebagai kota budaya.

“Harapan kami, dengan kepemimpinan Polresta yang baru, Kota Surakarta tetap aman dan nyaman sebagai kota budaya. Seluruh perguruan pencak silat siap menjadi garda terdepan dalam membantu kepolisian, khususnya di wilayah Kota Surakarta,” tegasnya.

Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pencak silat tidak hanya berbicara tentang kemampuan bela diri dan prestasi olahraga. Lebih dari itu, pencak silat mengandung nilai persaudaraan, pengendalian diri, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sinergi antara Polresta Surakarta, IPSI, dan 21 perguruan pencak silat, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin kuat serta kolaborasi berkelanjutan demi menjaga persatuan dan kondusivitas Kota Surakarta.

Bagi keluarga besar pencak silat, menjaga kehormatan perguruan bukan hanya ditunjukkan melalui prestasi di gelanggang, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat. (Humas ASAD Jateng)