ASAD Jatim Matangkan Persiapan POPDA dan Piala Gubernur 2026
JAWA TIMUR — Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jawa Timur menggelar konsolidasi secara hibrid dengan melibatkan 53 studio mini kabupaten/kota, Selasa (3/11/2026). Kegiatan tersebut diikuti para ketua dan sekretaris Pengkab/Pengkot PERSINAS ASAD se-Jawa Timur.
Konsolidasi tersebut membahas sosialisasi program kerja 2027 sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Ngawi dan Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Jawa Timur yang berlangsung pada November 2026.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Timur Prof. Dedid Cahya Happyanto meminta seluruh pengurus kabupaten/kota menyiapkan atlet secara menyeluruh. Persiapan tidak hanya menyasar pesilat yang telah mengikuti pemusatan latihan (TC), tetapi juga atlet potensial yang selama ini dipantau pelatih dan Biro Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov Jawa Timur.
“Kami meminta pengurus kabupaten/kota menyiapkan atlet secara menyeluruh, baik pesilat yang sudah mengikuti pemusatan latihan (TC) maupun pesilat potensial yang selama ini menjadi pantauan pelatih dan Tim Binpres Pengprov Jawa Timur. Potensi atlet di daerah perlu terus dipetakan agar kita memiliki pilihan pesilat terbaik untuk menghadapi POPDA dan Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Jawa Timur,” kata Prof. Dedid.
Menurut dia, pemetaan atlet di daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan dan menyiapkan pesilat yang mampu bersaing dalam kompetisi. Karena itu, koordinasi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota perlu terus dilakukan.
Melalui konsolidasi tersebut, Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Timur juga menyosialisasikan arah program kerja 2027 agar pelaksanaan program organisasi dan pembinaan prestasi di daerah berjalan selaras.
