Lima Pesilat ASAD Siap Harumkan Daerah di POPDA Bengkulu 2026
BENGKULU – Lima pesilat PERSINAS ASAD dari tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu siap berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Bengkulu 2026 cabang olahraga pencak silat. Mereka akan mewakili Kabupaten Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, dan Mukomuko dalam ajang yang berlangsung pada 5–9 November 2026.
POPDA Provinsi Bengkulu Tahun 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Bengkulu pada Kamis (5/11/2026) pukul 08.30 WIB di Gedung GOR Sawah Lebar, Provinsi Bengkulu. Pembukaan berlangsung meriah dengan defile kontingen kabupaten/kota, penampilan seni budaya, serta penyalaan api obor sebagai simbol semangat olahraga pelajar.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Kabinda Bengkulu, Danlanal Bengkulu, Sekda Bengkulu, Rektor Universitas Bengkulu, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu. Turut hadir pejabat pemerintah daerah, KONI, pelatih, official, dan ratusan pesilat pelajar dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.
Pada cabang olahraga pencak silat, PERSINAS ASAD Bengkulu mengirimkan lima pesilat yang telah menjalani proses latihan dan pembinaan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Kelima pesilat tersebut terdiri atas:
- Bilqis Azka Fidina – Seni Tunggal IPSI, Kabupaten Bengkulu Tengah.
- Fhatir Alfa Ramadhani – Kelas E, Kabupaten Rejang Lebong.
- Ibrohim Nur Fathan – Kelas B, Kabupaten Rejang Lebong.
- Dani Bakti Azmil – Kelas E, Kabupaten Mukomuko.
- Riski Aji Pratama – Kelas F, Kabupaten Mukomuko.
Para pesilat menyatakan kesiapan untuk tampil maksimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah masing-masing. Mereka juga membawa semangat untuk menunjukkan hasil pembinaan PERSINAS ASAD di gelanggang pertandingan.
“Kami sudah siap bertanding. Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama kabupaten kami masing-masing, dan juga Persinas ASAD Bengkulu,” ujar salah satu pesilat PERSINAS ASAD.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Bengkulu, Triyono, turut memberikan motivasi kepada para pesilat agar menjaga mental, kedisiplinan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan.
Menurut Triyono, POPDA tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar kemenangan dan medali, tetapi juga kesempatan bagi pesilat pelajar untuk menguji hasil latihan, mengembangkan mental bertanding, serta menunjukkan karakter dan akhlak yang baik.
“POPDA ini bukan hanya soal menang dan kalah. Ini adalah ajang untuk mengasah mental, menguji hasil latihan, dan membuktikan bahwa atlet Persinas ASAD bisa berprestasi dengan akhlak yang baik. Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas, dan harumkan nama kabupaten kalian masing-masing,” pesan Triyono.
PERSINAS ASAD Bengkulu berharap dukungan dan doa dari warga, pelatih, serta orang tua dapat menjadi motivasi tambahan bagi kelima pesilat dalam menghadapi pertandingan. Dengan persiapan yang telah dilakukan, mereka diharapkan mampu meraih hasil terbaik dan membawa pulang prestasi bagi daerah masing-masing.
POPDA Bengkulu 2026 juga menjadi momentum penting dalam pembinaan olahraga pelajar, khususnya pencak silat. Melalui kompetisi ini, pesilat muda berpotensi dapat terus dikembangkan dan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan pada jenjang yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Dengan semangat “Semoga Meraih Kemenangan, Sukses dan Barokah”, PERSINAS ASAD Bengkulu optimistis kelima pesilatnya mampu memberikan penampilan terbaik, menjunjung sportivitas, serta mengharumkan nama daerah dan organisasi di POPDA Bengkulu 2026.
