ASAD Balikpapan Sabet Lima Emas dan Satu Perak di Kejuaraan Internasional
Kalimantan Timur — Enam pesilat ASAD Balikpapan berhasil meraih medali pada ajang 4th International Indonesian Open Championship 2026 yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, 14–21 September 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, ASAD Balikpapan mengirimkan enam pesilat untuk membawa nama Kota Balikpapan. Hasilnya, seluruh pesilat berhasil meraih medali dengan koleksi lima medali emas dan satu medali perak.
Keenam pesilat yang tampil dalam kejuaraan tersebut yakni Muhammad Aji Wicaksono, Bahrul Alam Akbar Benda, Kenzo Qinthara Alquhaja L.J, Abdillah Rouf Almaher, Ibnuvaro Alkayyis Putrayuma, dan Danial Hamizan Zeke.
Ketua ASAD Balikpapan, Joko Yawiono, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih para pesilat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih enam pesilat ASAD Balikpapan. Lima medali emas dan satu medali perak ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami. Tentunya prestasi ini tidak lepas dari kerja keras para pesilat, pelatih, dukungan orang tua, pembina, pengurus, serta seluruh keluarga besar ASAD Balikpapan,” ujar Joko.
Menurut Joko, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar ASAD Balikpapan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi dalam mengharumkan nama Kota Balikpapan melalui prestasi pencak silat.
Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pesilat untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.
“Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi para pesilat untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah diraih. Pembinaan harus terus berjalan agar lahir lebih banyak lagi pesilat berprestasi dari Balikpapan. Semoga ke depan ASAD Balikpapan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga pencak silat,” tambahnya.
Sementara itu, Manager Tim ASAD Balikpapan, Dita Wayah Hadi, S.Pd., turut mengapresiasi perjuangan keenam pesilat selama mengikuti kejuaraan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih enam pesilat ASAD Balikpapan. Lima medali emas dan satu medali perak merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan perjuangan pesilat selama menjalani proses latihan hingga pertandingan,” ungkap Dita.
Dita menegaskan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk melanjutkan pembinaan dan meningkatkan prestasi pada kejuaraan berikutnya.
“Tentunya ini bukan hasil akhir, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembinaan dan meningkatkan prestasi ke depannya,” lanjutnya.
Usai mengikuti kejuaraan, rombongan ASAD Balikpapan mendapat kesempatan bersilaturahim dengan Wakil Wali Kota Balikpapan. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan hasil prestasi sekaligus memperkenalkan kiprah para pesilat ASAD Balikpapan di tingkat internasional.
Selain itu, ASAD Balikpapan juga hadir dalam talkshow di Radio KPFM Balikpapan yang berlangsung di Gedung Periklanan Kaltim Post.
Dalam talkshow tersebut, perwakilan ASAD Balikpapan berbagi cerita mengenai proses pembinaan, persiapan pertandingan, pengalaman bertanding, hingga perjuangan para pesilat meraih lima medali emas dan satu medali perak pada 4th International Indonesian Open Championship 2026.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya para pesilat ASAD Balikpapan, untuk terus berlatih, meningkatkan prestasi, dan membawa nama Kota Balikpapan dalam berbagai kejuaraan.
