ASAD Gelar Kejurda Zona Bima, 130 Pesilat Muda Siap Unjuk Kemampuan
NTB — Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Nusa Tenggara Barat menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Zona Bima pada 17–18 Oktober 2026. Kejuaraan yang berlangsung di Aula Masjid Nurul Haq Lewibada, Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, ini diikuti sekitar 130 pesilat dari Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.
Peserta kejuaraan berasal dari kategori usia dini, pra-remaja, dan remaja. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PERSINAS ASAD membina pesilat sejak usia dini sekaligus menjaring bibit-bibit berbakat yang berpotensi dikembangkan untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Selain pertandingan, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus PERSINAS ASAD tingkat kabupaten/kota serta Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang diselenggarakan oleh Pengprov PERSINAS ASAD NTB.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD NTB, H. Suyadi, S.H., M.H., bersama Sekretaris Umum Dr. Moh. Jeffry Maulidi, S.H., M.H., mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan organisasi dan koordinasi pembinaan di wilayah Bima dan Dompu.
Pada pembukaan kejuaraan, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bima dijadwalkan membuka kegiatan secara resmi. Keterlibatan IPSI diharapkan memperkuat sinergi dengan PERSINAS ASAD dan perguruan pencak silat lainnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta prestasi pesilat.
Melalui Kejurda ini, PERSINAS ASAD NTB tidak hanya mendorong peningkatan kemampuan teknik bertanding, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan karakter luhur kepada generasi muda.
Kejuaraan tersebut juga diharapkan menjadi ajang evaluasi hasil latihan sekaligus pemetaan potensi pesilat di wilayah Bima dan Dompu. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pesilat muda diharapkan mampu berkembang dan bersaing dalam berbagai kejuaraan di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
PERSINAS ASAD NTB berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar serta memberikan dampak positif bagi perkembangan pencak silat di Nusa Tenggara Barat.
Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD menegaskan komitmennya untuk mendukung kemajuan IPSI dan pencak silat Indonesia melalui pembinaan pesilat yang berprestasi, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.
