ASAD Sarolangun Gelar Pasanggiri Putri Diikuti 240 Pesilat
Jambi (04/08) – PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi pesilat melalui penyelenggaraan Pasanggiri Putri yang digelar di Aula Serbaguna Sarolangun, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 240 pesilat putri dari berbagai tingkatan sebagai bagian dari pembinaan berjenjang untuk meningkatkan kemampuan teknik dan pembentukan karakter.
Pasanggiri berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 15.00 WIB. Tingginya jumlah peserta menjadi bukti antusiasme keluarga besar PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun dalam mengikuti program pembinaan yang rutin dilaksanakan.
Selain menjadi ajang menampilkan kemampuan hasil latihan, pasanggiri juga berfungsi sebagai sarana evaluasi bagi para pelatih untuk mengukur perkembangan teknik, kedisiplinan, serta kesiapan mental para pesilat. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan pada jenjang berikutnya.
Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun, Arfiyudi Eka Saputra, SE., M.E., mengatakan pasanggiri memiliki peran strategis dalam membangun budaya latihan yang konsisten sekaligus mempererat ukhuwah di antara warga PERSINAS ASAD. Menurutnya, semangat sportivitas, kebersamaan, dan disiplin harus terus ditanamkan sejak usia dini agar para pesilat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter.
“Pasanggiri bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk membentuk mental, kedisiplinan, dan karakter luhur para pesilat. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan maupun saat mengikuti berbagai kejuaraan,” ujarnya.
Di lingkungan PERSINAS ASAD, pembinaan tidak hanya berorientasi pada prestasi. Organisasi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti tanggung jawab, kerja keras, saling menghormati, akhlakul karimah, serta semangat persaudaraan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan pencak silat.
Sementara itu, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun, Naim, berharap kegiatan ini mampu melahirkan bibit-bibit pesilat putri yang siap bersaing pada berbagai ajang kejuaraan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
“Kami terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan agar lahir pesilat-pesilat berkualitas, tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Pasanggiri Putri ini, PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan. Dengan dukungan seluruh pengurus, pelatih, dan orang tua, organisasi optimistis dapat mencetak lebih banyak pesilat putri yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, serta PERSINAS ASAD di berbagai kejuaraan mendatang.
