PERSINAS ASAD

ASAD Semarang Gelar TOT Jurus Tunggal IPSI, Perkuat Kompetensi Pelatih dan Regenerasi Pesilat

Jawa Tengah (03/08) – PERSINAS ASAD Kota Semarang menggelar Training of Trainers (TOT) Jurus Tunggal IPSI sebagai upaya meningkatkan kualitas pelatih sekaligus memperkuat regenerasi pembinaan pencak silat di tingkat kecamatan. Kegiatan berlangsung pada Minggu (2/8/2026) di Kompleks Pondok Pesantren Shirothol Mustaqim, Semarang Barat.

Sebanyak 34 pelatih dari 16 Pengurus Kecamatan (Pengcam) PERSINAS ASAD Kota Semarang mengikuti pelatihan tersebut. Para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik guna menyamakan pemahaman terhadap perkembangan peraturan pertandingan serta teknik Jurus Tunggal IPSI.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni Muhammad Abdul Basits, pesilat seni IPSI Kota Semarang, Dawam Baidarus, Pelatih Tim Festival Kota Semarang, serta Bambang Budiharso, Wakil Sekretaris PERSINAS ASAD Kota Semarang.

Materi yang disampaikan meliputi Peraturan Pertandingan Pencak Silat terbaru, praktik Jurus Tunggal IPSI 1 hingga 7, serta diskusi program latihan dan berbagai kendala yang dihadapi masing-masing Pengcam dalam proses pembinaan pesilat.

Ketua Pelaksana, Arif Abdurrosid, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PERSINAS ASAD Kota Semarang untuk meningkatkan kapasitas pelatih di tingkat Pengcam agar pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

“Tujuan diadakannya TOT Jurus Tunggal IPSI ini adalah meningkatkan kualitas para pelatih tingkat Pengcam di Kota Semarang, khususnya di lingkungan PERSINAS ASAD, sekaligus mempersiapkan regenerasi pelatih di tingkat Pengcam,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan pelatih-pelatih potensial yang siap melanjutkan estafet pembinaan di masa mendatang. Dengan semakin banyak pelatih berkualitas, proses pembinaan di setiap Pengcam diharapkan semakin merata dan mampu mencetak pesilat berprestasi sejak usia dini hingga dewasa.

“Harapan kami ke depan lahir pelatih-pelatih potensial dari tingkat Pengcam sebagai regenerasi berikutnya. Selain itu, PERSINAS ASAD di setiap Pengcam diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi mulai dari usia dini hingga dewasa,” kata Arif.

Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD Kota Semarang menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya pelatih sebagai fondasi utama pembinaan prestasi. Peningkatan kompetensi pelatih diharapkan berdampak langsung pada kualitas latihan, keseragaman materi pembinaan, serta lahirnya generasi pesilat yang berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.