ASAD Sragen Gelar Pasanggiri Beladiri, 350 Pesilat Ikuti Ajang Pembinaan Berkualitas dan Berjenjang
Jawa Tengah (27/07) – Sebanyak 350 pesilat dari berbagai kelompok usia mengikuti Pasanggiri Beladiri yang digelar PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen di Padepokan Mojosari, Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berjenjang untuk mengukur hasil latihan sekaligus meningkatkan kualitas para pesilat sejak usia dini hingga kategori usia istimewa.
Pasanggiri diikuti pesilat dari berbagai padepokan di bawah naungan PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap proses pembinaan yang telah dilakukan para pelatih.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen, H. Joko Triyono, mengatakan pasanggiri bukan bertujuan mencari siapa yang terbaik, melainkan menjadi media untuk menilai sejauh mana perkembangan kemampuan setiap pesilat setelah menjalani latihan rutin di padepokan masing-masing.
“Pasanggiri ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas pesilat. Tujuannya bukan memilih pesilat, tetapi menilai kemampuan terbaik yang dapat ditampilkan berdasarkan hasil latihan yang telah dijalani,” ujar Joko Triyono.
Ia menjelaskan, hasil penilaian dari pasanggiri akan menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih dalam menyusun program pembinaan berikutnya. Dengan demikian, peningkatan kemampuan pesilat dapat dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.
Menurutnya, proses evaluasi tersebut menjadi salah satu kunci untuk mencetak pesilat yang memiliki teknik, mental, dan karakter yang semakin baik sehingga mampu bersaing pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.
Sementara itu, Pembina PERSINAS ASAD Kecamatan Sragen, H. Mulyono, menilai penyelenggaraan pasanggiri membawa dampak positif terhadap semangat latihan para pesilat.
“Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan semangat berlatih di padepokan-padepokan yang ada,” katanya.
Selain sebagai ajang evaluasi kemampuan, pasanggiri juga menjadi momentum mempererat silaturahim antarpesilat, pelatih, dan pengurus PERSINAS ASAD di Kabupaten Sragen. Suasana kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat pembinaan organisasi sekaligus menumbuhkan sportivitas di kalangan pesilat.
Melalui kegiatan yang berlangsung secara rutin dan berkesinambungan, PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen berharap dapat melahirkan lebih banyak pesilat berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan pencak silat, baik di tingkat regional maupun nasional.
