Hadiri Pengukuhan Pengurus PSM Provinsi DKI Jakarta, ASAD DKI Jakarta Apresiasi Kolaborasi Pelestarian Pencak Silat
DKI Jakarta (13/05) – Jajaran pengurus PERSINAS ASAD DKI Jakarta memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan acara Pengukuhan Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang Pencak Silat Militer (PSM) Provinsi DKI Jakarta serta Penyematan Sabuk Hitam Kehormatan. Kegiatan yang berlangsung di GOR Candrabhaga, Bekasi, pada Selasa (12/5/2026) tersebut dipandang sebagai tonggak sejarah baru dalam kolaborasi pelestarian budaya antara elemen sipil dan militer.
Mewakili Ketua Pengprov, Sekretaris PERSINAS ASAD DKI Jakarta, Afghan Sulung Maulana, menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas terselenggaranya momentum bersejarah ini. Menurutnya, pengukuhan ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan warisan luhur bangsa.
“Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan warisan budaya bangsa melalui seni bela diri pencak silat yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik, namun juga pembentukan karakter, disiplin, loyalitas, serta jiwa patriotisme,” ujar Afghan.
Acara ini juga ditandai dengan prosesi simbolis yang sakral, yakni penyematan Sabuk Hitam Kehormatan kepada Pangdam Jaya/Jayakarta, Letjen TNI Deddy Suryadi. PERSINAS ASAD DKI Jakarta menilai penganugerahan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi TNI dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga bela diri.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pengda dan Pengcab PSM Provinsi DKI Jakarta yang telah dikukuhkan. Penyematan Sabuk Hitam Kehormatan kepada Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi adalah simbol keteladanan dan dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda kita,” lanjutnya.
Kehadiran PERSINAS ASAD DKI Jakarta dalam acara tersebut tidak hanya bersifat seremonial. Sebanyak enam pesilat muda berbakat, yakni Muhammad Waki Zahir Hizam, Restu Pamungkas, M. Akmal Khoiri, Sulthan Khoiru Akbar, Brian Haidar Azkamsyah, dan Abdul Ghofur Prayoga turut memeriahkan suasana dengan atraksi seni kreatif. Penampilan tersebut secara khusus disiapkan sebagai kado penghormatan bagi pengurus PSM yang baru dilantik.
Sinergi antara PERSINAS ASAD DKI Jakarta dan PSM DKI Jakarta diharapkan dapat melahirkan ekosistem pembinaan yang lebih tangguh. Dengan landasan disiplin militer dan teknik bela diri tradisional yang kuat, kolaborasi ini diharapkan mampu mencetak pesilat-pesilat yang tidak hanya unggul di gelanggang, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.
“Semoga PSM Provinsi DKI Jakarta semakin maju, solid, dan menjadi wadah pembinaan generasi yang tangguh, berintegritas, serta cinta tanah air,” harap Afghan.
