Ketua PERSINAS ASAD Sulteng Ajak Pemuda Lestarikan Silat dan Perkuat Karakter Bangsa
Sulawesi Tengah – Ketua PERSINAS ASAD Sulawesi Tengah, AKBP (Purn.) Dwi Hari Harsono, mengajak generasi muda menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum memperkuat persatuan, membangun karakter, dan melestarikan seni beladiri pencak silat.
Menurut Dwi, semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
“ Saya menekankan kepada para generasi muda supaya momen Sumpah Pemuda ini harus menjadi pijakan untuk memperkuat karakter serta kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Dwi.
Ia menegaskan, pencak silat bukan sekadar olahraga beladiri untuk melatih kekuatan fisik. Lebih dari itu, pencak silat menjadi sarana pembentukan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa patriotisme.
Dwi menyampaikan sejumlah pesan penting bagi generasi muda, khususnya para pesilat PERSINAS ASAD Sulawesi Tengah, agar semangat Sumpah Pemuda dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertama, menjaga persatuan dan kerukunan. Generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam merawat persaudaraan dan toleransi. Perbedaan suku, agama, dan latar belakang hendaknya menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan sumber perpecahan.
Kedua, memperkuat ketangguhan fisik dan moral. Seorang pendekar tidak cukup hanya memiliki kemampuan beladiri dan keterampilan bertanding. Pesilat juga perlu memiliki sikap santun, hati yang lembut, serta keteguhan moral dalam membela kebenaran.
Ketiga, melestarikan budaya bangsa. Pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang perlu dijaga keberlangsungannya. Generasi muda diharapkan bangga mempelajari dan mengembangkan seni beladiri tradisional di tengah perkembangan zaman.
Keempat, bijak bermedia sosial. Di era digital, pemuda diimbau menghindari penyebaran ujaran kebencian, provokasi, dan informasi yang memecah belah. Sebaliknya, media sosial perlu dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi positif, inspirasi, dan pesan perdamaian.
Melalui momentum Sumpah Pemuda ke-98, Dwi berharap seluruh kader PERSINAS ASAD Sulawesi Tengah terus meningkatkan kualitas latihan, meraih prestasi, menjaga persaudaraan, serta berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa.
Dengan demikian, pesilat tidak hanya diharapkan tangguh dalam beladiri, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada masyarakat.
