Muskab ASAD Ponorogo, Perkuat Sinergi Perguruan dan Forkopimda Jaga Kerukunan
Jawa Timur (06/07) – Musyawarah Kabupaten (Muskab) PERSINAS ASAD Kabupaten Ponorogo sukses digelar dengan agenda utama pemilihan ketua untuk periode kepengurusan berikutnya. Perguruan pencak silat lainnya turut hadir dan mengikuti rangkaian musyawarah.
Muskab berlangsung dalam suasana tertib, khidmat, dan penuh semangat kekeluargaan. Forum tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan dan pengembangan pencak silat di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Polres Ponorogo, Kodim Ponorogo, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ponorogo, serta ketua dan utusan perguruan pencak silat yang bernaung di bawah IPSI Ponorogo.
Kehadiran unsur pemerintah, TNI, Polri, dan perguruan pencak silat menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah. Perguruan pencak silat dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pembinaan olahraga prestasi, tetapi juga dalam memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.
Sekretaris Umum IPSI Ponorogo dalam sambutannya menyampaikan dinamika dan capaian organisasi selama masa bakti sebelumnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahim serta komunikasi yang baik antarperguruan pencak silat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi terhadap peran IPSI dalam pembinaan pesilat. Pemerintah daerah diharapkan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan pesilat potensial agar mampu meraih prestasi pada kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Ketua Pengurus Provinsi ASAD turut memberikan arahan kepada peserta Muskab. Ketua terpilih diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi, merawat tradisi pencak silat, serta mendorong peningkatan prestasi pesilat Ponorogo.
Agenda utama Muskab dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Ponorogo. Proses musyawarah berjalan dinamis dengan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan dan mufakat.
Para pimpinan dan perwakilan perguruan pencak silat menggunakan hak suara dalam proses pemilihan. Seluruh tahapan berlangsung tertib dan kondusif sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memajukan pencak silat di Kota Reog.
Melalui Muskab tersebut, kepengurusan ASAD Ponorogo periode berikutnya diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam pembinaan organisasi dan prestasi. Sinergi antara IPSI, perguruan pencak silat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri juga diharapkan semakin kuat.
Semangat kebersamaan antarperguruan dalam membangun pencak silat Ponorogo yang berprestasi. Pencak silat diharapkan terus menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan menciptakan suasana aman serta damai di tengah masyarakat.
