PERSINAS ASAD Kaltim Bidik Prestasi di Porprov Kaltim 2026
Kalimantan Timur — Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Kalimantan Timur (Kaltim) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser pada November mendatang.
Salah satu persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan atau training center (TC) yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2026 di Padepokan PERSINAS ASAD KPC Kota Samarinda.
Ketua PERSINAS ASAD Kalimantan Timur, Ir. H. Iwan Mulyana, M.M., mengatakan pemusatan latihan dilakukan untuk memaksimalkan persiapan kontingen menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Persiapan kami lakukan untuk memaksimalkan hasil di Porprov Kaltim yang akan dilaksanakan di Kabupaten Paser pada November 2026, sekaligus menjadi ajang silaturrahim,” ujar Iwan.
Pada Porprov Kaltim 2026, PERSINAS ASAD Kaltim menyiapkan 50 pesilat dari berbagai kategori, baik tanding maupun TGR. Mereka akan dikawal 10 pelatih yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Jumlah tersebut menjadi catatan tersendiri bagi PERSINAS ASAD Kaltim. Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan pada perhelatan Porprov Kaltim, PERSINAS ASAD menurunkan 50 pesilat.
Keikutsertaan dengan jumlah kontingen yang lebih besar itu diharapkan menjadi momentum untuk membuka lembaran baru perjalanan prestasi PERSINAS ASAD di Kalimantan Timur.
Pelatih Pengprov PERSINAS ASAD Kaltim sekaligus pelatih Porprov Kaltim Kabupaten Kutai Barat, Bachtiar Mukti Hidayat, S.Kom., M.Msi., mengatakan dari total 50 pesilat yang dipersiapkan, sebanyak 35 pesilat hadir dalam pemusatan latihan kali ini.
Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan pertemuan sebelumnya. TC pada 21-23 Agustus 2026 juga menjadi pertemuan ketiga bagi para pesilat PERSINAS ASAD se-Kalimantan Timur.
“Alhamdulillah, ini merupakan pertemuan ketiga untuk seluruh pesilat PERSINAS ASAD Kalimantan Timur yang diinisiasi oleh Pengprov PERSINAS ASAD Kalimantan Timur dan para pembina,” kata Bachtiar.
Ia menambahkan, jajaran pelatih akan terus memaksimalkan kualitas pesilat agar mampu tampil optimal saat bertanding di Porprov Kaltim 2026.
Namun, menurut Bachtiar, target pembinaan tidak semata-mata mengejar prestasi di gelanggang. Para pesilat juga diharapkan mampu menunjukkan karakter luhur yang menjadi bagian penting dalam pembinaan PERSINAS ASAD.
“Kami berharap bukan hanya prestasi saja, tetapi pesilat juga dapat mencerminkan 29 karakter luhur sebagaimana motto PERSINAS ASAD: Dengan AMAN, untuk SELAMAT, dengan AMPUH menjadi DAMAI,” ujarnya.
Selain meningkatkan kesiapan pesilat, pelaksanaan TC dan TOT menjadi sarana koordinasi serta konsolidasi antar pelatih dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Melalui kegiatan tersebut, PERSINAS ASAD Kaltim berupaya menyusun pola pembinaan yang lebih terarah sekaligus memastikan seluruh pesilat yang dipersiapkan memiliki kesiapan teknik, mental, dan karakter sebelum turun di Porprov Kaltim 2026.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, PERSINAS ASAD Kalimantan Timur berharap kontingennya mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menorehkan prestasi pada Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
