Puluhan Pembina PERSINAS ASAD Klaten Ikuti Latihan Bersama
Jawa Tengah (11/10) – Pengurus PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten menggelar latihan bersama yang diikuti jajaran pembina dari berbagai tingkatan di Gedung Serbaguna, Desa Langenharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas pembina tingkat kabupaten beserta wakil pembina, pembina tingkat kecamatan beserta wakil, serta pembina tingkat desa dan kelurahan. Para peserta mengikuti latihan dengan mengenakan seragam hijau khas PERSINAS ASAD.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Nur Cholis, mengatakan latihan bersama tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan stamina, kedisiplinan, dan penyelarasan teknik jurus di kalangan pembina.
“Latihan bersama ini menjadi wadah konsolidasi dan pembekalan bagi para pembina agar tetap menjaga kebugaran fisik serta konsistensi dalam membangkitkan semangat pencak silat di daerah masing-masing,” ujar Nur Cholis.
Untuk menjaga kualitas materi latihan, panitia menghadirkan 10 pendekar bersabuk merah sebagai tim pengajar dan instruktur. Para peserta mendapatkan bimbingan secara intensif mulai dari pemanasan, penguatan kuda-kuda, penyempurnaan jurus, hingga latihan ketahanan fisik.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten, Fathul Minan, menegaskan bahwa latihan bersama pembina memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan pencak silat di seluruh wilayah Kabupaten Klaten.
“Pembina merupakan bagian penting dalam proses pembinaan pesilat. Karena itu, kemampuan teknik, kebugaran, kedisiplinan, dan keteladanan para pembina harus terus ditingkatkan agar dapat menjadi contoh bagi generasi muda,” kata Fathul Minan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta koordinasi antar-pembina di berbagai tingkatan.
“Kami berharap latihan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga pembinaan PERSINAS ASAD di Kabupaten Klaten semakin solid dan mampu melahirkan pesilat yang berprestasi sekaligus memiliki karakter yang baik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui latihan bersama tersebut, para pembina diharapkan semakin siap menjalankan perannya dalam membina pesilat sekaligus menanamkan nilai-nilai positif, sportivitas, kedisiplinan, dan seni bela diri luhur kepada generasi muda di Kabupaten Klaten dan sekitarnya.
(Humas ASAD Jateng)
