PERSINAS ASAD

Warga ASAD Serentak Gelar Latihan Beladiri, Ketua: Ini Ikhtiar Cari Kesehatan

Jambi (08/05)– Suasana berbeda tampak di sejumlah padepokan PERSINAS ASAD se-Kota Jambi, Senin (4/5) malam. Bukan sekadar ngaji atau pengajian rutin, melainkan gelaran latihan bersama Ilmu Seni Beladiri ASAD yang diikuti seluruh warga dari berbagai usia, baik laki-laki maupun perempuan.

Kegiatan serentak ini merupakan arahan Ketua PERSINAS ASAD Kota Jambi, Qurota Akyun, yang meminta agar setiap padepokan menggelar latihan bersama secara periodik. Tujuannya, merutinkan latihan demi penguasaan ilmu beladiri yang lebih optimal, sekaligus sebagai ikhtiar mencari kesehatan jasmani dan rohani.

“Kami ingin setiap warga ASAD bisa menjalankan arahan dari guru besar. Paling tidak, sekali dalam sebulan mereka berlatih. Kami dari pengurus PERSINAS ASAD memfasilitasi agar kegiatan ini bisa berlangsung serentak di semua padepokan,” ujar Qurota Akyun saat ditemui usai memimpin latihan di padepokan Muhajir.

Latihan malam itu tak hanya berlangsung di satu tempat, melainkan menyebar di setiap padepokan milik warga ASAD se-Kota Jambi. Mulai dari padepokan Pasir Putih, Tanjung Sari, Kenali, Telanaipura, hingga kawasan pinggiran kota, semuanya bergerak dalam waktu yang hampir bersamaan.

Salah satu pelatih yang memimpin latihan di padepokan Kenali, Abdul Rohmat, mengakui bahwa latihan bersama memberi dampak signifikan dibandingkan latihan individu.

“Latihan Ilmu Seni Beladiri bila dilaksanakan secara bersama-sama, akan lebih semangat. Presentase kehadiran juga lebih meningkat. Kalau sendiri kadang malas, tapi kalau ramai-ramai, muncul energi positif dan rasa kebersamaan yang kuat,” kata Rohmat saat melaporkan presentase kehadiran pada Qurota.

Ia menambahkan, antusiasme warga terlihat dari pakaian latihan yang rapi dan semangat mengikuti arahan meski malam hari.

“Bahkan beberapa ibu-ibu muda ikut. Ini bagus karena beladiri tidak hanya untuk laki-laki, tapi juga membentuk disiplin dan ketahanan fisik perempuan,” tambahnya.

Qurota berharap rutinitas bulanan ini bisa terus berjalan konsisten. “Kami tidak memaksakan setiap minggu, cukup sebulan sekali tapi serius. Yang penting istikamah. Mudah-mudahan ini menjadi ladang kesehatan dan keberkahan buat seluruh warga ASAD di Kota Jambi,” tutupnya.