PERSINAS ASAD

PERSINAS ASAD Papua Barat Gelar RPH Bahas Restrukturisasi, Siapkan Susunan Pengurus Gesit

Papua Barat, Kamis 16 April 2026/28 Syawal 1447 H, Pengprov PERSINAS ASAD Papua Barat bertempat di sekretariat LDII Papua Barat di Jalan Gunung Salju Fanindi Manokwari, gelar Rapat Pengurus Harian (RPH) dalam rangka membahas Restrukturisasi kepengurusan tingkat provinsi menindaklanjuti hasil Munas VI PERSINAS ASAD 2026 yang dihadiri oleh Dewan Penasehat, Pengurus Harian dan Ketua-ketua Biro.

KH. Ngatno Ketua Dewan Penasehat Pengprov PERSINAS ASAD Papua Barat dalam arahan pembukaan mengingatkan kepada warga yang diberi amanah agar mensyukurinya karena tidak semua warga diberikan kelebihan menjadi pengurus, tidak semua warga memiliki kesempatan menjadi pengurus dan tidak semua warga diberi kesempatan juga kepercayaan apalagi yang telah menyalahgunakan amanat sebagai pengurus otomatis tidak akan difungsikan dan dipurnatugaskan.

Sementara itu Dwijo Sasono, S.Pd Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Papua Barat saat membuka agenda rapat mengatakan bahwa nama-nama yang dimasukan dalam restrukturisasi terbaru sebagian besar mengacu pada personil yang lama dengan berbagai pertimbangan yang selanjutnya memasukan beberapa personil baru sesuai kapasitasnya.

Penerapan strukturisasi ini menindaklanjuti instruksi per 8 April 2026 oleh PB PERSINAS ASAD pasca dilaksanakannya Munas PERSINAS ASAD VI 2026, dan sangat diperlukan dalam meningkatkan gerak langkah pengurus dalam menghadapi perubahan yang selalu dinamis, dibutuhkan struktur kepengurusan yang ramping dan gesit untuk bisa berlari lebih kencang, untuk itu Pengprov PERSINAS ASAD Papua Barat berkesempatan bermusyawarah untuk menentukan kepengurusan sesuai format yang baru, imbuh Dwijo.

Dwijo yang didampingi Arik selaku sekretaris melaporkan bahwa jumlah personil di SK sebelumnya adalah hampir 57 personil, sedangkan yang terbaru adalah hanya 22 personil.

Untuk kepengurusan terbaru terdapat biro-biro yang bertanggung jawab langsung terhadap wakil ketua yaitu Wakil Ketua Bidang Organisasi, Wakil Ketua Bidang Prestasi serta Wakil Ketua Seni Beladiri dan Tradisi.

Sedangkan biro-biro terbaru tersebut adalah :

  1. Biro Organisasi, Hubungan Antar Lembaga dan Kaderisasi,
  2. Biro Humas, Media dan Sponshorship,
  3. Biro Pembinaan Prestasi,
  4. Biro Kepelatihan
  5. Biro Teknologi Keolahragaan
  6. Biro Ilmu Seni Bela Diri, serta
  7. Biro Seni Budaya dan Pencak Silat Tradisional, pungkas Arik.