Pencak Silat Jadi Sarana Pembinaan Fisik dan Spiritual Warga LDII Tabir Timur
Tabir timur (16/4). Warga LDII sri sembilan menggelar latihan bersama Persinas ASAD sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran fisik dan kesehatan spiritual. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Al mansurin, sri sembilan, Rabu(15/4) ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai lintas generasi.
Pembina Persinas ASAD Tabir timur , suratno, mengungkapkan bahwa latihan bersama ini merupakan program pembinaan rutin setiap bulan bagi warga LDII Sri sembilan. Selain untuk kesehatan, kegiatan ini bertujuan membekali diri dengan kemampuan bela diri yang mumpuni.
“Latihan bersama diharapkan terus berkesinambungan, khususnya bagi generasi muda agar terbentuk jiwa dengan karakter luhur, mandiri, serta memiliki solidaritas tinggi. Prestasi yang diraih nantinya tentu akan bermanfaat bagi diri mereka dan keluarga,” ujar suratno
Senada dengan hal tersebut, Ketua PC LDII TABIR TIMUR ,SUYADI , menjelaskan bahwa latihan rutin ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana mengasah kemampuan pencak silat secara teknis.
“Alhamdulillah, generasi muda kita sudah banyak mengukir prestasi di bidang pencak silat. Capaian ini menjadi motor penggerak bagi warga, baik tua maupun muda, untuk semakin bersemangat dalam berlatih,” kata Suyadi.
Sebagai pelatih, suyadi kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental dan spiritual melalui olahraga. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, ia berpesan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif di luar sana.
“Melalui latihan pencak silat ini, kita tanamkan 29 Karakter Luhur dalam diri generasi muda. Ini adalah benteng agar mereka tetap disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab,” tegas suyadi.
Kegiatan ini pun ditutup dengan sesi ramah tamah yang mempererat silaturahmi antarwarga. Dengan adanya latihan rutin ini, kekompakan dan rasa saling membantu antar-peserta diharapkan semakin kuat, sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang religius.
