PERSINAS ASAD

Sinergi Jaga Budaya Bangsa, Barisan Pesilat ASAD Pukau GOR Candrabhaga di Pengukuhan PSM

DKI Jakarta (13/05) – Enam pesilat pilihan dari PERSINAS ASAD sukses menampilkan atraksi seni bela diri kreatif yang memukau dalam giat pengukuhan pengurus Persatuan Pencak Silat Militer (PSM) di GOR Candrabhaga, Bekasi, pada Selasa (12/5/2026). Penampilan tersebut menjadi simbol dukungan penuh PERSINAS ASAD terhadap penguatan institusi pencak silat di lingkungan militer serta komitmen bersama dalam melestarikan warisan luhur bangsa.

Aksi memukau tersebut dibawakan oleh deretan atlet muda berbakat, di antaranya Muhammad Waki Zahir Hizam, Restu Pamungkas, M. Akmal Khoiri, Sulthan Khoiru Akbar di tim beregu putra, serta Brian Haidar Azkamsyah, dan Abdul Ghofur Prayoga di tim ganda putra. Mereka meramu jurus-jurus baku PERSINAS ASAD ke dalam format seni kreatif yang dinamis. Ketajaman teknik, sinkronisasi gerakan, dan penjiwaan karakter jurus membuktikan bahwa pencak silat mampu bertransformasi menjadi tontonan atraktif tanpa kehilangan esensi bela diri.

Kualitas tingkat tinggi dari penampilan ini tidak lepas dari jam terbang dan rekam jejak prestasi gemilang para pesilatnya di berbagai kejuaraan bergengsi. Sulthan Khoiru Akbar, misalnya, merupakan atlet langganan juara yang sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Jakarta Utara (KPJU) 2024, serta mencetak kemenangan berturut-turut sebagai Juara 1 Indonesia Pencak Silat Championship (IPSC) edisi 2025 dan 2026. Sebelumnya, pesilat yang mengenyam pendidikan di SMPN 114 kelas VIII ini juga berhasil menyabet Juara 2 KONI DKI 2023 dan Juara 3 Menpora Cup 2024.

Tak kalah mentereng, Restu Pamungkas juga memiliki rekam jejak impresif sebagai Juara 1 Walikota Cup Jakarta Utara 2025 dan Juara 1 IPSC 2026 untuk kategori seni tradisi berkelompok, melengkapi gelar Juara 2 KPJU 2024 yang pernah diraihnya.

Ketajaman mental juara ini turut diperkuat oleh pesilat andalan lainnya seperti Abdul Ghofur Prayoga, yang telah mengantongi gelar Juara 1 Festival Seni Tradisi Walikota Cup 2023, Juara 1 Menpora Cup 2024, hingga mempertahankan gelar Juara 1 di Walikota Cup dan IPSC pada tahun 2025. Deretan prestasi ini menjadi bukti konkret keberhasilan sistem pembinaan usia dini dan pra-remaja di tubuh PERSINAS ASAD.

Pelatih tim atraksi PERSINAS ASAD, Firmasyah, menjelaskan bahwa persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari untuk memastikan setiap gerakan memiliki presisi yang mencerminkan kaliber seorang juara. Strategi pelatihan difokuskan pada penggabungan aspek kecepatan dan estetika guna menghormati momentum pengukuhan pengurus PSM.

“Strategi kami dalam persiapan ini adalah menitikberatkan pada sinkronisasi gerakan kolektif dan penjiwaan karakter jurus asli ASAD. Kami ingin penonton tidak hanya melihat gerakan fisik, tetapi merasakan napas pelestarian budaya yang kami usung. Setiap pesilat dilatih untuk memiliki fokus tinggi agar pesan kolaborasi antara pesilat sipil dan militer ini tersampaikan dengan kuat,” ujar Firmansyah saat ditemui di sela-sela acara.

Kesan mendalam juga dirasakan oleh para pesilat yang tampil di gelanggang. Restu Pamungkas, pesilat yang saat ini duduk di kelas VIII Syarif Hidayatullah Islamic Boarding School mengungkapkan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting militer dan dunia bela diri tersebut.

“Tampil di hadapan pengurus Persatuan Pencak Silat Militer (PSM) adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar bagi kami. Kami merasa bangga bisa membawa nama PERSINAS ASAD dalam momentum bersejarah ini. Harapan kami, melalui penampilan ini, masyarakat semakin sadar bahwa pencak silat adalah alat pemersatu bangsa yang harus terus dikembangkan bersama-sama,” ungkap Restu dengan penuh semangat.