Dua Pesilat Cilik PERSINAS ASAD Kerinci Raih Podium O2SN
Jambi (22/05) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh perguruan pencak silat PERSINAS ASAD Kabupaten Kerinci. Dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten yang digelar di Gor Mukai Mudik, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, tiga pesilat cilik binaan mereka sukses mengharumkan nama masing-masing sekolah.
Ketiga pesilat yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu dikirimkan untuk mewakili tiga kecamatan berbeda. Mereka adalah Muhamad Zaki Anwar (10), siswa kelas 3 SD perwakilan Kecamatan Gunung Tujuh; Vallen Daffa (11), siswa kelas 5 SD perwakilan Kecamatan Kayu Aro; serta Yusron Romadon (11), siswa kelas 5 SD perwakilan Kecamatan Gunung Raya.
Bertarung di kandang sendiri, Gor Mukai Mudik yang terletak di pusat Kecamatan Siulak menjadi saksi perjuangan gigih para atlet cilik ini. Hasilnya, dua dari tiga pesilat berhasil memanjat podium juara. Muhamad Zaki Anwar meraih posisi juara kedua, sementara Vallen Daffa sukses mengamankan juara ketiga setelah melewati rangkaian pertandingan sengit.
Pelatih PERSINAS ASAD Kerinci, Lintu Adi, yang memegang Lisensi Nasional, menyatakan rasa bangganya atas perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, usia muda bukanlah halangan untuk berprestasi di cabang olahraga yang membutuhkan disiplin dan ketahanan mental tinggi.
“Saya sangat bersyukur dan bangga, terutama pada Zaki dan Vallen yang bisa membawa pulang juara. Mereka berlatih keras di sela-sela waktu sekolah. Target kita sebenarnya bukan hanya juara, tetapi juga membangun karakter anak-anak agar berani, disiplin, dan sportif. Bagi Yusron, meskipun belum meraih juara, ini adalah pengalaman berharga untuk tahun depan,” ujar Lintu Adi saat ditemui usai pertandingan.
Lintu menambahkan, ketiga pesilat cilik ini telah menjalani seleksi ketat di tingkat kecamatan masing-masing sebelum akhirnya ditunjuk untuk membawa bendera sekolah di kancah O2SN. “Mereka adalah bukti bahwa bakat dan semangat tidak memandang usia. Dengan pembinaan yang tepat, saya yakin dari Kerinci akan lahir atlet pencak silat nasional ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu, suasana haru dan bahagia menyelimuti pendukung yang hadir. Muhamad Zaki, yang turun di kelas usianya, mengaku tidak menyangka bisa meraih juara dua. “Senang sekali, terima kasih pelatih yang sudah melatih saya,” ujarnya dengan polos.
Capaian ini sekaligus menjadi modal moral bagi PERSINAS ASAD Kerinci untuk terus mencetak bibit-bibit unggul di cabang olahraga pencak silat. Mereka berharap, prestasi serupa bisa terus diulang bahkan ditingkatkan hingga ke jenjang provinsi. Dengan lokasi pertandingan yang berada di Gor Mukai Mudik, Kecamatan Siulak, dukungan penuh dari masyarakat lokal turut menjadi energi tersendiri bagi para atlet cilik tersebut untuk tampil maksimal.
