ASAD Jabar Matangkan Program Prestasi dan Seni Budaya Pencak Silat
Jawa Barat (03/06) – Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jawa Barat menggelar Musyawarah Rutin atau Rapat Kerja Bulanan di Aula Nurul Hakim, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus penyusunan langkah strategis organisasi untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan pencak silat di Jawa Barat.
Rapat diikuti oleh jajaran Pengurus Harian, Pengurus Bidang, dan Pengurus Biro Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Barat. Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari penguatan organisasi, pembinaan prestasi, hingga pengembangan seni budaya pencak silat.
Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah rencana pembentukan Tim Humas PERSINAS ASAD Jawa Barat. Tim ini nantinya akan bertugas mengelola publikasi kegiatan, menyampaikan informasi organisasi kepada masyarakat, serta memperkuat komunikasi dengan insan pencak silat di berbagai daerah.
Pembentukan tim humas dinilai penting untuk mendukung dokumentasi dan penyebarluasan berbagai program serta capaian organisasi secara lebih profesional dan berkesinambungan. Kehadiran tim tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan eksistensi PERSINAS ASAD Jawa Barat di tengah masyarakat.
Di bidang prestasi, rapat membahas persiapan pelaksanaan Seleksi Provinsi (Selekprov) PERSINAS ASAD Jawa Barat yang akan digelar dengan sistem zonasi. Pembahasan difokuskan pada pematangan teknis pelaksanaan serta kesiapan daerah dalam mengikuti proses seleksi.
Selain itu, pengurus juga melakukan monitoring terhadap pesilat binaan yang telah lolos ke berbagai ajang olahraga bergengsi. Beberapa di antaranya akan berlaga pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL), dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV).
Sementara itu, Bidang Seni Beladiri dan Prestasi memaparkan rencana pelaksanaan latihan rutin bagi Tim Seni PERSINAS ASAD Jawa Barat. Program tersebut disiapkan sebagai upaya meningkatkan kualitas penampilan seni pencak silat sekaligus memperkuat regenerasi pesilat di bidang seni.
Dalam rapat juga dibahas pembentukan Tim Nayaga Jawa Barat yang akan mendukung berbagai kegiatan organisasi, mulai dari pembukaan kejuaraan, festival budaya, pertunjukan seni pencak silat, hingga event-event lainnya yang melibatkan unsur seni tradisional.
Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antarbidang melalui evaluasi dan konsolidasi yang dilakukan secara berkala. Langkah ini dinilai penting agar setiap program kerja dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan organisasi.
“Rapat kerja rutin ini menjadi sarana evaluasi dan konsolidasi organisasi agar setiap program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat bagi perkembangan PERSINAS ASAD serta pencak silat Jawa Barat secara keseluruhan,” ujar salah seorang pengurus dalam rapat tersebut.
Melalui rapat kerja bulanan ini, PERSINAS ASAD Jawa Barat berharap mampu meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat pembinaan prestasi, serta menjaga kelestarian seni budaya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
