PERSINAS ASAD

ASAD Sarolangun Matangkan Persiapan Pasanggiri Putri Perdana Tahun 2026

Jambi (18/07) – PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pasanggiri Putri Tahun 2026 melalui rapat paripurna yang digelar secara hibrida, memadukan pertemuan daring melalui Zoom Meeting dan luring di sekretariat PERSINAS ASAD setempat.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun, Naim Yusuf, serta diikuti jajaran pengurus dan panitia pelaksana. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan terencana dan sukses.

Dalam arahannya, Naim Yusuf menjelaskan bahwa Pasanggiri Putri Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan perdana di Kabupaten Sarolangun. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 dengan mempertandingkan tiga kategori, yakni perorangan, beregu, dan massal.

Peserta yang akan mengikuti Pasanggiri berasal dari empat kelompok usia, yaitu praremaja, remaja, dewasa, dan istimewa. Melalui pembagian kategori tersebut, PERSINAS ASAD berharap seluruh warga binaan dapat menampilkan kemampuan terbaik sesuai jenjang pembinaannya.

Menurut Naim Yusuf, Pasanggiri bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembinaan beladiri yang selama ini dilaksanakan di setiap padepokan.

“Tujuan diadakan Pasanggiri bukan untuk mencari juara, tetapi sebagai barometer lancar atau tidaknya latihan ASAD Beladiri di tingkat padepokan yang ada di Kabupaten Sarolangun,” ujar Naim Yusuf.

Ia juga mengajak seluruh panitia dan pengurus untuk bekerja sama menyukseskan agenda tersebut agar pelaksanaannya berlangsung aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

“Semoga pelaksanaan Pasanggiri Putri Tahun 2026 diberikan keamanan, keselamatan, kelancaran, dan keberkahan, serta tidak ada kendala apa pun, baik secara teknis maupun nonteknis,” harapnya.

Melalui rapat paripurna ini, PERSINAS ASAD Kabupaten Sarolangun menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan pencak silat ASAD di daerah. Selain menjadi sarana evaluasi hasil latihan, Pasanggiri Putri diharapkan mampu mempererat ukhuwah dan silaturahim antarpadepokan, sekaligus menumbuhkan semangat pembinaan yang berkesinambungan menuju lahirnya generasi pesilat berkarakter, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.