ASAD Ikuti Sosialisasi Peraturan Pencak Silat 2026 Bersama Pelatih Se-Jawa Barat
Jawa Barat – Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat menggelar sosialisasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2026 kepada para pelatih se-Jawa Barat pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyamakan pemahaman terhadap regulasi terbaru yang akan diterapkan pada berbagai kejuaraan pencak silat.
Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dunia perwasitan pencak silat, di antaranya Ketua Lembaga Wasit Eropa, Erofa Ipo Volak dari Belanda. Kehadirannya menjadi bagian dari kunjungan selama sepekan di Indonesia untuk mempelajari Peraturan Pencak Silat 2026 yang selanjutnya akan disosialisasikan kepada komunitas pencak silat di Eropa.
Turut hadir Ketua Lembaga Wasit Internasional, Titih, serta Deni Hendrik Akbar. Kegiatan juga diikuti para wasit internasional dari Jawa Barat dan Lampung, di antaranya Wahid dan Sahbani Yasin, yang berbagi pengalaman mengenai implementasi aturan terbaru dalam pertandingan.
Dari unsur kepelatihan, sosialisasi mendapat pendampingan dari pelatih internasional sekaligus pelatih Pelatnas, Nunu Nugraha, bersama sejumlah wasit dan juri dari PERSINAS ASAD. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu para pelatih memahami perubahan regulasi secara komprehensif sehingga dapat diterapkan dalam proses pembinaan pesilat maupun saat mengikuti kejuaraan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga wadah diskusi antara pelatih, wasit, dan juri mengenai berbagai perubahan teknis dalam Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2026. Melalui dialog tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai interpretasi aturan di lapangan.
Partisipasi PERSINAS ASAD dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen organisasi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik di bidang kepelatihan maupun perwasitan. Dengan pemahaman yang seragam terhadap regulasi terbaru, diharapkan proses pembinaan pesilat dapat berjalan lebih efektif serta mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
