ASAD Boyolali Borong 24 Medali, Bukti Pembinaan Pesilat Berprestasi di POPDA 2026
Jawa Tengah (16/07) – PERSINAS ASAD Kabupaten Boyolali kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Cabang Olahraga Pencak Silat Kabupaten Boyolali 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Mahesa Boyolali pada 14–15 Juli 2026 itu, kontingen PERSINAS ASAD berhasil membawa pulang total 24 medali dari 30 pesilat yang diturunkan.
Ajang tahunan yang memperebutkan Piala Bupati Boyolali tersebut diikuti sekitar 300 pesilat dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Para peserta berasal dari berbagai perguruan pencak silat yang tersebar di Kabupaten Boyolali dan bersaing pada berbagai nomor pertandingan.
Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Bupati Boyolali Agus Irawan. Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Boyolali yang diwakili AKP Joko L, Ketua IPSI Kabupaten Boyolali Dr. Rony Syaifullah, M.Pd., Sekretaris Disporapar Boyolali Agus Basri, S.H., Ketua KONI Kabupaten Boyolali Joko Raharjo, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulasno, S.Pd., perwakilan DPRD Kabupaten Boyolali Wreda Agung, serta para ketua dari 20 perguruan pencak silat di Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutannya, Bupati Agus Irawan mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta. Menurutnya, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga unggulan Kabupaten Boyolali yang memiliki potensi besar melahirkan pesilat berprestasi di tingkat regional hingga nasional.
“Jadilah juara di gelanggang, jangan menjadi jawara di jalanan,” pesan Agus kepada seluruh peserta.
Semangat itu tampaknya mampu diterjemahkan dengan baik oleh kontingen PERSINAS ASAD Boyolali. Dari 30 pesilat yang diturunkan, perguruan ini sukses mengoleksi 24 medali, terdiri atas 7 medali emas, 9 medali perak, dan 8 medali perunggu.
Ketua Pengurus Kabupaten PERSINAS ASAD Boyolali menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pesilat, pelatih, pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan hingga pelaksanaan kejuaraan.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras para pesilat, pelatih, serta dukungan orang tua. Kami mengapresiasi perjuangan seluruh pesilat PERSINAS ASAD Boyolali yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan pesilat-pesilat yang mampu berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Raihan tersebut menjadi bukti konsistensi PERSINAS ASAD Boyolali dalam menjalankan pembinaan pesilat usia pelajar secara berjenjang. Melalui proses latihan yang berkesinambungan, PERSINAS ASAD terus mencetak generasi pesilat yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan karakter luhur.
Prestasi di POPDA 2026 sekaligus memperkuat posisi PERSINAS ASAD Boyolali sebagai salah satu kekuatan pencak silat pelajar di Kabupaten Boyolali dan Jawa Tengah. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta melahirkan lebih banyak pesilat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
