ASAD Kuansing Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan 16 Perguruan Pencak Silat
Riau — PERSINAS ASAD Kabupaten Kuantan Singingi menjadi tuan rumah sekaligus penyelenggara latihan gabungan antarperguruan pencak silat yang digelar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Kuantan Singingi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Minggu (6/9/2026). Sebanyak 150 peserta dari 16 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Kabupaten Kuantan Singingi mengikuti latihan gabungan tersebut.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang mempertemukan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Kuantan Singingi. Selain menjadi wadah latihan bersama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarperguruan.
Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Kuantan Singingi yang juga Ketua Panitia, Indra Susilo, mengatakan latihan gabungan tersebut memiliki sejumlah tujuan, mulai dari mempererat silaturrahim hingga meningkatkan kemampuan para pesilat.
“Tujuan diselenggarakan latihan gabungan ini untuk silaturrahim dan mempererat tali persaudaraan antarperguruan, meningkatkan keterampilan dan kemampuan bela diri para pesilat, serta memperkokoh kebersamaan di bawah naungan IPSI,” ujar Indra.
Menurutnya, keberadaan latihan gabungan menjadi penting untuk membangun komunikasi dan kebersamaan di antara perguruan pencak silat. Dengan latihan secara bersama, para pesilat juga dapat saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kemampuan.
Indra berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menilai latihan gabungan tidak hanya penting untuk meningkatkan kualitas ilmu pencak silat, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda.
“Kami berharap latihan gabungan ini dapat terus berlanjut guna memperkuat persaudaraan dan peningkatan kualitas ilmu pencak silat di Kabupaten Kuantan Singingi,” katanya.
Ia juga berharap dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat lahir pesilat-pesilat muda yang memiliki kemampuan bela diri sekaligus karakter yang baik.
“Harapannya dapat melahirkan pesilat-pesilat muda yang tidak hanya tangguh dalam bela diri, tetapi juga berbudi luhur dan menjunjung tinggi persaudaraan,” pungkasnya.
Latihan gabungan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen perguruan-perguruan pencak silat di Kabupaten Kuantan Singingi untuk bersama-sama mengembangkan olahraga bela diri sekaligus menjaga nilai persaudaraan di bawah naungan IPSI.
