Jaga Kebugaran Raga, Pendekar ASAD Nabire Gelar Latihan Intensif
PAPUA TENGAH NABIRE, (13/8)– Belasan pendekar dari Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Nabire menggelar kegiatan latihan rutin khusus pelatih secara intensif bertempat di pusat latihan padepokan ASAD Nabire Barat, Provinsi Papua Tengah pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Latihan ini dilaksanakan sebagai langkah berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan fisik, memantapkan teknik bela diri, sekaligus membentengi moral generasi muda melalui penanaman karakter luhur.Latihan yang diikuti oleh para pelatih ini berfokus pada penguatan teknik bela diri pencak silat. Para pendekar digembleng untuk menguasai akurasi pukulan, tendangan, kekokohan kuda-kuda, serta kelincahan pola serang.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Nabire Nano Jafar Ismail melalui tim pelatih menyampaikan bahwa latihan ini bukan sekadar mengolah fisik, namun lebih dari itu, pencak silat di lingkungan ASAD merupakan sarana ibadah untuk menjaga kesehatan raga guna mendukung kelancaran peribadatan dan pengabdian kepada masyarakat.”Sesuai dengan nama dan falsafah organisasi kami, yaitu Aman, Selamat, Ampuh, dan Damai (ASAD), kami ingin mencetak pendekar yang tidak hanya tangguh dan ‘Ampuh’ secara fisik, tetapi juga mampu membawa keteduhan dan ‘Damai’ di tengah-tengah masyarakat Nabire,” ujar Nano di sela-sela kegiatan latihan.
Ketua Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Papua Tengah Niki Afidah Mukmin, M.T., yang hadir pada latihan tersebut mengatakan bahwa selain materi fisik dan teknik tanding (fight), para pendekar juga dibekali dengan wejangan kerohanian. Nilai-nilai Tri Sukses—yaitu menjadi generasi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri—menjadi ruh utama yang disuntikkan kepada setiap pendekar.
Hal ini dinilai sangat krusial guna menangkal dampak negatif pergaulan bebas dan kenakalan remaja di era digital. (Arbi-Promar)
