Lima Pesilat ASAD Antar Kontingen Jateng Berjaya di POPDA 2026
Jawa Tengah (6/9) – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet PERSINAS ASAD Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 yang berlangsung di GOR Jatidiri, Kota Semarang, 2–6 September 2026. Kejuaraan tersebut diikuti kontingen dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan menjadi ajang pembuktian kemampuan para atlet pelajar di tingkat provinsi.
Berdasarkan data hasil monitoring dan evaluasi (Monev) PERSINAS ASAD Jawa Tengah yang disampaikan Yoga Yudha Perwira, S.Pd., Gr., selaku Tim Monev Jateng sekaligus Pelatih Jateng, PERSINAS ASAD berhasil mengukir prestasi dengan torehan lima medali emas dan satu medali perak.
Lima medali emas masing-masing dipersembahkan Bayu Rahmatullah dari SMP Klaten, Sadika Genta Firdaus dari SMP Klaten, Abdul Fauzan Nur Adhimma dari SMA Klaten, Asad Gading Asmaul Khusna dari SMA Klaten, serta Saffa Dzaky Azaria Rizky dari SMA Surakarta.
Sementara satu medali perak diraih Adnan Maulana Sulthoni dari SMP Karanganyar. Raihan tersebut menunjukkan potensi besar atlet-atlet muda PERSINAS ASAD dalam bersaing pada kejuaraan pencak silat tingkat Jawa Tengah.
Dari Kabupaten Klaten, keberhasilan tiga pesilat putra dan satu pesilat putri meraih medali emas tidak lepas dari pembinaan dan pendampingan pelatih M. Nurhasan Arrosyid. Sementara pesilat dari Karanganyar yang meraih medali perak mendapat pendampingan dari pelatih Chomsan Nur Cholis, SM., M.Pd.
Yoga Yudha Perwira mengatakan, capaian tersebut menjadi hasil positif sekaligus motivasi bagi pembina, pelatih, pengurus, atlet, dan orang tua untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Menurutnya, prestasi POPDA Jateng 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi para atlet untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan pada jenjang lebih tinggi.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan PERSINAS ASAD di Jawa Tengah terus menghasilkan atlet pelajar yang mampu bersaing. Selain kemampuan teknik dan fisik, pencak silat juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, mental juara, serta semangat pantang menyerah.
Dengan hasil lima emas dan satu perak, PERSINAS ASAD Jawa Tengah diharapkan semakin termotivasi memperkuat pembinaan berkelanjutan. Para atlet pun diharapkan tidak cepat berpuas diri, melainkan terus berlatih, melakukan evaluasi, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya hingga mampu menembus level nasional. (Rizal Lines Jateng)
