PERSINAS ASAD

PB PERSINAS ASAD Gelar Musyawarah Perkuat Organisasi Hingga Kerja Sama Internasional

Jakarta (17/07) – Pengurus Besar Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD (PB PERSINAS ASAD) menggelar musyawarah penting guna mematangkan program kerja semester II tahun 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor PB PERSINAS ASAD, Jakarta, ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan fasilitas organisasi hingga rencana ekspansi kerja sama ke mancanegara.

Ketua Umum PB PERSINAS ASAD, Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Han, membuka langsung kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 17-19 Juli 2026 ini. Musyawarah ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian semester pertama sekaligus menyusun langkah nyata untuk sisa tahun ini.

Go International dan Penguatan Audiensi Salah satu poin menarik dalam musyawarah kali ini adalah rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Australia yang ditargetkan terlaksana pada Agustus mendatang. Tak hanya merambah dunia internasional, ASAD juga memperkuat sinergi domestik melalui persiapan audiensi dengan DPP LDII terkait kerja sama strategis serta pembekalan di bidang Humas Media.

Guna memperluas jaringan dan legalitas, PB PERSINAS ASAD juga mengagendakan audiensi dengan berbagai instansi kunci, termasuk Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pertahanan (Hankam), Kementerian Pendidikan, hingga Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Modernisasi Kantor dan Proteksi Pesilat Sisi internal organisasi tak luput dari perhatian. Bidang Organisasi mengajukan pemenuhan perlengkapan kantor, termasuk pengadaan komputer dan kursi untuk menunjang kinerja pengurus.

Selain infrastruktur fisik, PB PERSINAS ASAD menunjukkan komitmen kuat pada pembinaan karakter dan moral para anggotanya. Dalam musyawarah ini, dibahas pembuatan instruksi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi para pesilat agar terhindar dari pengaruh negatif LGBT di lingkungan perguruan.

Langkah preventif ini akan diperkuat dengan menggandeng Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI). Kerja sama ini bertujuan untuk mendapatkan arahan medis, solusi pengobatan, serta materi edukasi yang tepat bagi seluruh jajaran perguruan.

Fokus pada Prestasi dan Kurikulum Sekretaris Umum PB PERSINAS ASAD, Weda Hendragiri, S.Pd, MM, menekankan bahwa koordinasi Pokja Kurikulum juga menjadi prioritas guna memastikan standarisasi teknik dan materi beladiri tetap terjaga.

Musyawarah ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti, termasuk Ketua Bidang Organisasi H. Deny Hendrik Akbar, Ketua Bidang Prestasi H. Eka Yulianto, serta para kepala departemen terkait lainnya. Melalui pertemuan intensif ini, PERSINAS ASAD optimistis dapat terus mencetak pesilat tangguh yang berkarakter dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.