PERSINAS ASAD

PERSINAS ASAD Tulungagung Kirim 12 Pelatih Ikuti Penataran Lisensi IPSI

JAWA TIMUR — PERSINAS ASAD Kabupaten Tulungagung mengikutsertakan 12 pelatih dalam kegiatan Penataran Pelatih Lisensi Cabang yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di Padepokan PSHT Pusat Madiun Cabang Tulungagung. Kegiatan ini diikuti 92 pelatih dari berbagai perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Penataran tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pelatih pencak silat, terutama dalam memperkuat kompetensi dan kualitas pembinaan atlet di tingkat daerah.

Wakil Ketua IPSI Kabupaten Tulungagung, Coirul Anam, dalam sambutannya mengatakan bahwa penataran pelatih lisensi cabang merupakan langkah penting untuk meningkatkan kompetensi pelatih pencak silat. Menurut dia, kualitas pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga.

“Melalui penataran ini, kami berharap para pelatih dapat meningkatkan kompetensi, memperdalam pengetahuan kepelatihan, serta menerapkan metode pembinaan yang lebih terarah. Dengan demikian, kualitas atlet pencak silat di Kabupaten Tulungagung dapat terus meningkat,” kata Coirul.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi ant perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun pembinaan atlet yang berkesinambungan.

“IPSI menjadi wadah bagi seluruh perguruan pencak silat untuk bersama-sama memajukan olahraga ini. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, komunikasi dan kerja sama antarpelatih serta perguruan semakin kuat, sehingga dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Tulungagung, Khoirul Anam, mengatakan bahwa keikutsertaan 12 pelatih dalam penataran lisensi cabang tersebut merupakan bentuk komitmen perguruan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kepelatihan pencak silat.

“Keikutsertaan para pelatih PERSINAS ASAD dalam penataran ini diharapkan dapat menambah wawasan, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kemampuan dalam membina atlet. Kami ingin para pelatih terus belajar dan mengembangkan diri agar pembinaan di lingkungan perguruan semakin baik,” kata Khoirul.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama penataran dapat diterapkan dalam proses latihan di perguruan, sehingga mampu mendukung pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan serta mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Tulungagung.