PERSINAS ASAD

Pesilat ASAD Surakarta Sabet Emas di PORWIL Jateng 2026, Pembinaan Karakter Berbuah Prestasi

Jawa Tengah (20/07) – Pesilat PERSINAS ASAD Kota Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) 2026 yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah di GOR Giri Purna Bakti, Kabupaten Wonogiri.

Pada kejuaraan tersebut, pesilat PERSINAS ASAD Kota Surakarta, Raka Afif Wibawa, berhasil tampil gemilang hingga meraih Juara I dan mempersembahkan medali emas bagi kontingennya. Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan atlet yang dijalankan secara berkesinambungan oleh Pengurus Kota (Pengkot) PERSINAS ASAD Surakarta.

Keberhasilan Raka mendapat apresiasi dari Ketua Pengkot PERSINAS ASAD Kota Surakarta, H. Suharno, yang akrab disapa Pak Dalang. Ia mengaku bersyukur sekaligus bangga atas capaian atlet binaannya yang mampu mengharumkan nama PERSINAS ASAD Surakarta di ajang bergengsi tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari proses latihan yang konsisten serta pembinaan dari para pelatih yang sabar dan tekun melatih para atlet. Selain itu, para pesilat juga dibina agar tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada pembentukan mental, karakter, dan jati diri sebagai seorang pesilat yang berakhlak mulia.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Raka Afif Wibawa. Namun sejak awal, dalam setiap latihan kami selalu menanamkan bahwa tujuan mengikuti kejuaraan bukan semata-mata mengejar juara atau hadiah. Yang paling utama adalah melatih mental agar siap menghadapi kemenangan maupun kekalahan,” ujar H. Suharno.

Ia menambahkan bahwa setiap kejuaraan merupakan ruang belajar yang sangat berharga bagi para atlet untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, sekaligus menempa kedewasaan dalam bertanding.

“Yang tidak kalah penting adalah mencari tambahan ilmu dan pengalaman. Bukan hanya soal teknik silat atau gelar juara, tetapi bagaimana seorang pesilat memiliki karakter yang baik, berakhlak, disiplin, rendah hati, serta memiliki jati diri yang kuat. Itulah nilai yang selalu kami tanamkan kepada seluruh atlet PERSINAS ASAD,” katanya.

Menurut H. Suharno, prestasi yang diraih hanyalah bonus dari proses pembinaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, seluruh atlet diharapkan tetap rendah hati, terus belajar, menghormati pelatih, orang tua, maupun lawan bertanding, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana evaluasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Prestasi Raka Afif Wibawa di PORWIL Jawa Tengah 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda PERSINAS ASAD lainnya untuk terus berlatih dengan disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak mudah berpuas diri. Semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri diyakini menjadi modal penting dalam mencetak prestasi-prestasi berikutnya.

Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas eksistensi PERSINAS ASAD Kota Surakarta sebagai salah satu perguruan pencak silat yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi melalui pembinaan yang menitikberatkan pada keseimbangan antara kemampuan teknik, kekuatan mental, akhlak, serta pembentukan karakter generasi muda. (Humas ASAD Jateng)