Wakili Gubernur, Kadikpora NTB Resmi Buka Musprov VI PERSINAS ASAD
NTB (20/06) – Musyawarah Provinsi (Musprov) VI PERSINAS ASAD Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi dibuka pada Sabtu (20/6/2026) di Aula Jenderal Soedirman, Korem 162/Wira Bhakti, Mataram. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus menyatukan langkah pembinaan pencak silat untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Pembukaan Musprov dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadikpora) Provinsi NTB yang hadir mewakili Penjabat Gubernur NTB. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada PERSINAS ASAD atas kontribusinya dalam membina karakter generasi muda melalui pencak silat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami mengapresiasi PERSINAS ASAD yang selama ini aktif membina generasi muda agar memiliki karakter kuat, disiplin, dan semangat juang tinggi. Pencak silat merupakan olahraga asli sekaligus warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB memiliki cita-cita besar agar daerah ini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga menjadi daerah yang mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Untuk mewujudkan target tersebut, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, perguruan pencak silat, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Semua harus bergerak bersama secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan agar target tersebut dapat tercapai,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PB PERSINAS ASAD mengajak seluruh jajaran pengurus dan warga PERSINAS ASAD di NTB untuk terus mengedepankan semangat gotong royong serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ia menegaskan bahwa seluruh warga PERSINAS ASAD harus bersinergi dengan seluruh perguruan pencak silat, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), serta pemerintah daerah demi meningkatkan prestasi pencak silat di NTB.
Target besarnya adalah melahirkan pesilat-pesilat terbaik yang mampu memperkuat kontingen NTB pada PON XXII tahun 2028, saat NTB dan Nusa Tenggara Timur dipercaya menjadi tuan rumah bersama.
Dukungan terhadap langkah tersebut juga datang dari Ketua IPSI NTB. Ia menilai PERSINAS ASAD merupakan salah satu perguruan yang memiliki rekam jejak baik dalam pembinaan maupun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Gunakan Musprov VI ini sebagai momentum memperkuat organisasi dan mempersiapkan pesilat terbaik demi menyukseskan PON XXII NTB-NTT 2028,” katanya.
Rangkaian pembukaan Musprov VI PERSINAS ASAD juga diwarnai penyerahan cinderamata berupa senjata tradisional keris dari Ketua Umum PB PERSINAS ASAD kepada Ketua IPSI NTB. Penyerahan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antarlembaga sekaligus komitmen bersama dalam menjaga persaudaraan serta melestarikan budaya Nusantara.
Melalui Musprov VI ini, PERSINAS ASAD NTB diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid, menyusun program kerja yang adaptif dan berorientasi prestasi, serta memperkuat pembinaan berjenjang untuk mencetak pesilat-pesilat yang mampu mengharumkan nama NTB di tingkat nasional maupun internasional, terutama menjelang PON XXII tahun 2028.
