PERSINAS ASAD

ASAD Bali Bersama Forsilat Bali Shanti Berbagi Takjil Gratis untuk Warga

Bali, Denpasar (05/03) – Semangat kebersamaan antarperguruan pencak silat di Bali terlihat dalam kegiatan berbagi takjil gratis yang digelar Forum Silaturahim Pencak Silat Bali Shanti (Forsilat). Kegiatan ini berlangsung di simpang Jalan Imam Bonjol–Teuku Umar, Denpasar, Minggu (1/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah perguruan pencak silat yang tergabung dalam Forsilat Bali Shanti membagikan takjil kepada masyarakat dan pengendara yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua PERSINAS ASAD Bali, Sukarnianto, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini menjadi momentum mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat di Bali.

Menurutnya, melalui Forsilat Bali Shanti, berbagai perguruan pencak silat dapat bersatu dalam semangat kebersamaan serta menjaga kerukunan dan kekompakan.

“Di sini kita berkumpul bersama teman-teman dari berbagai perguruan pencak silat dalam Forsilat Bali Shanti. Tujuannya untuk berbagi takjil kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa,” ujar Sukarnianto.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan baik antarperguruan sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang kuat di antara para pesilat.

“Melalui kegiatan seperti ini kita menjaga kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik. Harapannya semua perguruan dapat terus bersatu seperti keluarga, menjaga Bali tetap kondusif, serta meningkatkan prestasi masing-masing perguruan untuk nusa dan bangsa,” jelasnya.

Sukarnianto menegaskan PERSINAS ASAD Bali sangat mendukung kegiatan yang digagas Forsilat Bali Shanti dan siap terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kebersamaan antarperguruan pencak silat di Bali.

Kegiatan yang mengusung tema “Indahnya Berbagi di Bulan Suci, Satukan Langkah, Bersama Kita Jaga Marwah Pencak Silat” ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi simbol persatuan antarperguruan pencak silat dalam menjaga keharmonisan dan nilai-nilai luhur pencak silat di Bali.