ASAD Sulawesi Tengah Sukses Gelar UKT dan TOT Regional Pasigala, Perkuat Pembinaan Pesilat Berkarakter
Sulawesi Tengah (28/06) – Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Sulawesi Tengah sukses menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Training of Trainer (TOT) Regional Pasigala yang meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (23/6/2026) hingga Sabtu (27/6/2026), di lingkungan pendidikan Yayasan Citra Buana Mandiri, Kelurahan Tatura Selatan, Kota Palu.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri atas pesilat, penguji, dan para pelatih dari wilayah Palu, Sigi, dan Donggala. Program ini menjadi bagian dari upaya PERSINAS ASAD meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sistem pembinaan pencak silat di Sulawesi Tengah.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Sulawesi Tengah AKBP (Purn) Dwi Hari Harsono mengatakan UKT dan TOT merupakan program strategis untuk menjaga kemurnian materi ajar sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan di seluruh daerah.
“UKT dan TOT ini adalah fondasi kita untuk memastikan bahwa materi yang diajarkan di tingkat ranting dan cabang tetap sesuai standar nasional. Kita tidak hanya ingin mencetak pesilat yang tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter luhur atau akhlakul karimah yang menjadi ciri khas PERSINAS ASAD,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua agenda utama. Pertama, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang menguji kemampuan fisik, mental, penguasaan jurus, serta kesiapan peserta untuk naik ke jenjang sabuk berikutnya. Kedua, Training of Trainer (TOT) yang memberikan pembekalan kepada para pelatih mengenai metodologi kepelatihan modern, psikologi olahraga, serta penyelarasan jurus baku PERSINAS ASAD.
Ketua Panitia Fuad Hamsa berharap seluruh pelatih yang mengikuti TOT mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di padepokan masing-masing sehingga kualitas pembinaan semakin meningkat.
“Kami berharap kegiatan TOT dan UKT ini menjadi penyemangat bagi para pelatih untuk langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di tempat latihan masing-masing. Dengan pembinaan yang semakin baik, kami optimistis akan lahir lebih banyak pesilat berprestasi dari Sulawesi Tengah,” katanya.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran dengan penuh semangat, mulai dari pendalaman jurus massal, aplikasi teknik bela diri, hingga ujian fisik yang menguji ketahanan sekaligus membangun kebersamaan antarpeserta.
Melalui penyelenggaraan UKT dan TOT Regional Pasigala, PERSINAS ASAD Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam mencetak pelatih yang kompeten serta pesilat yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki karakter luhur. Program ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan pencak silat di Sulawesi Tengah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
